Warga Pilih Damkar, Quick Response Lebih Cepat dari Polisi

JAKARTA, LENSAMERDEKA.COM – Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mendapat apresiasi masyarakat berkat kecepatan tanggap petugas. Rata-rata waktu respons yang dicatat mencapai 8,4 menit, jauh lebih cepat dari standar nasional maksimum 15 menit.

Kepala Dinas Gulkarmat, Bayu Meghantara, menyatakan kesiapan penuh petugas menjadi kunci kecepatan ini. “Seluruh personel selalu siaga 24 jam, dengan unit dan peralatan siap operasi setiap saat,” ujarnya dikutip dari kompas.com Rabu (19/11/2025).

Warga yang membutuhkan bantuan cukup menghubungi nomor darurat 112. Laporan dari masyarakat akan diteruskan langsung ke pos Damkar terdekat. Distribusi pos yang merata di Jakarta, terdiri atas 1 kantor dinas, 5 suku dinas, 27 sektor, dan 173 pos, didukung 4.098 personel yang bekerja dalam tiga shift, memudahkan mobilisasi unit pemadam ke lokasi darurat.

Meski layanan cepat sudah tercapai, Bayu mengakui petugas masih menghadapi kendala di lapangan, seperti kemacetan saat jam sibuk, jalan sempit yang sulit dilalui mobil damkar, portal yang terkunci, hingga kendaraan parkir di bahu jalan. “Pelayanan cepat tetap prioritas karena menyangkut keselamatan jiwa dan harta warga,” tegasnya.

Kinerja Damkar yang sigap membuat sebagian warga lebih memilih melapor ke Damkar dibanding kepolisian. Wakil Kepala Polri (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo menyebut bahwa quick response di SPKT Polri masih di atas 10 menit, sementara standar internasional idealnya di bawah 10 menit.

“Laporan masyarakat lebih cepat ditangani Damkar. Untuk kepolisian, kami tengah meningkatkan sistem pengaduan 110 agar bisa merespons di bawah 10 menit,” ujar Dedi dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Selasa (18/11/2025).

Dengan kesiapsiagaan tinggi, distribusi pos yang merata, dan personel selalu siaga, Damkar DKI terus menjadi andalan warga dalam menangani kebakaran dan kondisi darurat lainnya di ibu kota.

Comment