Bupati Barru Dorong Rekomendasi Kebijakan Tanggap Bencana Tanah

bupati-barru-dorong-rekomendasi-kebijakan-tanggap-bencana-tanah

BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., resmi membuka Lokakarya Akhir Kajian Potensi Bencana Gerakan Tanah di Dusun Lapaddare, Desa Mattirowalie, Kecamatan Tanete Riaja, Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun rekomendasi kebijakan mitigasi bencana yang lebih tepat bagi masyarakat terdampak.

Kajian Bencana Gerakan Tanah Melibatkan UNHAS

Lokakarya yang digelar di Aula Kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barru ini merupakan tindak lanjut kajian potensi bencana gerakan tanah oleh tim akademisi Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar. Bupati Andi Ina menyampaikan apresiasi atas pendampingan ilmiah UNHAS, yang membantu pemerintah memahami kondisi geologi dan risiko bencana di wilayah Mattirowalie.

Komitmen Pemerintah Prioritaskan Keselamatan Warga

Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya kajian ini sebagai dasar pengambilan kebijakan, termasuk kemungkinan relokasi warga yang tinggal di zona rawan bencana. “Pemerintah tidak boleh menganggap ringan potensi bencana. Kita tidak bisa berkata ‘nanti saja’… Jika keputusan relokasi harus ditempuh, pemerintah memastikan hak masyarakat tetap dilindungi,” ujarnya.

BACA JUGA : Pemkab Barru Serahkan Raperda APBD 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp766,39 Miliar

Bupati juga mengingatkan, proses pengambilan keputusan harus didukung masyarakat dan DPRD agar solusi kemanusiaan diutamakan. Ia menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintahan lima tahun ke depan.

Pengalaman Bencana 2024 Jadi Pelajaran

Bupati Andi Ina menyinggung kejadian bencana pada akhir 2024 yang meninggalkan duka mendalam. Saat itu, ia belum bisa mengambil langkah kebijakan karena proses penetapan hasil Pilkada. Setelah dilantik, ia berkomitmen memperbaiki mitigasi dan memastikan keselamatan masyarakat langsung menjadi prioritas.

BACA JUGA : PPLH Sulawesi Maluku Dukung Barru Hadapi Adipura 2026

Acara ini dihadiri Kepala Pusat Studi Kebencanaan UNHAS Ilham Alimuddin, S.T., M.GIS., Ph.D., Wakil Rektor IV UNHAS Prof. Dr. Eng. Adi Maulana, S.T., M.Phil., serta anggota DPRD Komisi I dan perwakilan Dapil Tanete Riaja dan Pujananting. Turut hadir pula pimpinan OPD, Camat Tanete Riaja, Kepala Desa Mattirowalie, Ketua BPD, tokoh masyarakat, dan warga Dusun Lapaddare.

Bupati berharap lokakarya ini menghasilkan rekomendasi terbaik untuk menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah rawan bencana.

Comment