BANDA ACEH, LENSAMERDEKA.COM – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Nurchalis mendesak Presiden Prabowo Subianto segera menetapkan status bencana nasional untuk banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Banjir ini memutus akses transportasi, merusak infrastruktur, dan mengancam krisis pangan bagi masyarakat terdampak.
“Pemerintah harus segera menetapkan status darurat nasional atas bencana alam yang terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Aceh. Kerusakan yang terjadi akibat bencana alam sangat parah dan memutus sarana akses transportasi ke setiap daerah di Aceh,” kata Nurchalis di Nagan Raya, Aceh, Minggu (30/11).
Infrastruktur Rusak dan Krisis Pangan Mengancam
Banjir bandang di Aceh telah memutus sejumlah jembatan di lintas jalan nasional di pantai timur utara Aceh serta akses transportasi ke wilayah tengah, tenggara, dan barat Aceh. Nurchalis menekankan bahwa penetapan status bencana nasional penting agar perbaikan infrastruktur yang rusak parah dapat lebih cepat dilakukan oleh pemerintah pusat.
BACA JUGA :
Presiden Putin Kirim Belasungkawa Atas Bencana Banjir Sumatera
Selain kerusakan fisik, bencana ini menyebabkan stok bahan pangan menipis, tersendatnya distribusi BBM, serta pasokan sembako terganggu.
“Kita khawatir jika kondisi darurat ini dibiarkan, akan terjadi hal yang tidak diinginkan di daerah bencana. Saat ini stok makanan dan pangan sudah menipis, pembangunan sarana infrastruktur yang rusak harus segera dilakukan agar pasokan makanan tidak semakin terputus,” ujar Nurchalis.
Ia juga menekankan agar Pemerintah Aceh lebih sigap menyalurkan bahan pangan, beras, dan sembako ke wilayah terdampak, terutama di pantai barat selatan Aceh seperti Kabupaten Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Jaya, dan Kepulauan Simeulue. Hingga Minggu (30/11), menurut Nurchalis, belum ada bantuan signifikan dari pemerintah provinsi.
BACA JUGA :
Bulukumba Dikepung Bencana Hidrometeorologi, Warga Bersiap Mengungsi
Nurchalis memberikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten setempat yang tanggap menyalurkan bantuan masa darurat. Namun, ia menyoroti keterlambatan pemerintah provinsi dalam menangani wilayah pantai barat yang juga terdampak parah. Ia telah menghubungi pejabat pemerintah provinsi Aceh untuk memastikan pengiriman logistik dimulai segera.
Comment