MAKASSAR, LENSAMERDEKA.COM – Harga emas Antam Logam Mulia (LM) kembali naik pada Selasa, 2 Desember 2025. Harga emas hari ini berada di level Rp 2.425.000 per gram, atau meningkat Rp 10.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Kenaikan ini memperpanjang tren positif yang terjadi sejak Agustus 2025.
Menurut grafik pergerakan harga, emas mulai menanjak sejak 20 Agustus 2025 di angka Rp1.890.000. Kenaikan berlanjut pada 23 Agustus menjadi Rp1.933.000, lalu 28 Agustus ke Rp1.944.000, hingga puncaknya pada 30 Agustus 2025 di level Rp1.980.000 per gram.
Tren Kenaikan Harga Emas Antam Sejak Agustus 2025
Pada 1 September sore, harga emas kembali naik menjadi Rp2.011.000. Tren ini berlanjut hingga menyentuh Rp2.093.000 pada 15 September dan kembali memuncak pada 24 September 2025 di harga Rp2.174.000. Rekor tertinggi dicapai pada 21 Oktober 2025, sebelum akhirnya stabil dan bergerak naik lagi hingga awal Desember.
BACA JUGA :
Pegadaian Umumkan Kenaikan Harga Emas UBS Galeri24
BACA JUGA :
Harga Emas Antam Turun, Berikut Daftar Lengkap Terbarunya
Dilihat dari situs resmi LM Butik Emas Makassar, harga emas Antam untuk berbagai ukuran juga ikut terkerek. Emas 0,5 gram kini dibanderol Rp1.262.500, sementara ukuran 2 gram mencapai Rp4.790.000. Untuk ukuran 5 gram, harga tercatat Rp11.900.000.
Rincian Harga Emas Antam 2 Desember 2025
Berikut daftar lengkap harga emas Antam Hari Ini :
-
0,5 gr – Rp 1.262.500
-
1 gr – Rp 2.425.000
-
2 gr – Rp 4.790.000
-
3 gr – Rp 7.160.000
-
5 gr – Rp 11.900.000
-
10 gr – Rp 23.745.000
-
25 gr – Rp 59.237.000
-
50 gr – Rp 118.395.000
-
100 gr – Rp 236.712.000
-
250 gr – Rp 591.515.000
-
500 gr – Rp 1.182.820.000
-
1.000 gr – Rp 2.365.600.000
BACA JUGA :
Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp1.956.000 per Gram, Naik Rp25.000 dalam Sehari
Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas oleh gerai resmi hari ini berada di angka Rp 2.286.000 per gram.
Kenaikan harga emas ini biasanya dipengaruhi kondisi global seperti penguatan permintaan, ketidakpastian ekonomi, hingga pelemahan mata uang. Emas masih menjadi pilihan instrumen investasi aman bagi masyarakat Indonesia.
Comment