BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barru di bawah kepemimpinan Bupati Andi Ina Kartika Sari dalam penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi desa menuai pengakuan di tingkat nasional. Kabupaten Barru berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) atas inovasi dan konsistensi daerah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, pada kegiatan Saba Desa Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih se-Wilayah Sulawesi. Acara penyerahan berlangsung di Gedung Serbaguna Kabupaten Maros, pada Selasa (2/12/2025).
Penguatan Ekonomi Berbasis Koperasi Desa Merah Putih
Usai menerima apresiasi, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menyatakan bahwa penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas keseriusan Pemkab Barru dalam menjadikan koperasi sebagai instrumen strategis. Ia menegaskan, pihaknya akan terus memperkuat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita untuk bekerja lebih baik. Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih harus menjadi motor penggerak ekonomi rakyat,” ujar Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari.
BACA JUGA :
Koperasi Desa Resmi Berdiri, Kades Lampoko Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Warga
Bupati berkomitmen penuh untuk mendukung keberlanjutan program ini, termasuk memberikan pendampingan intensif, penguatan manajemen, serta membuka akses pembiayaan dan pasar bagi masyarakat Barru.
Koperasi Merah Putih Bukan Sekadar Simpan Pinjam
Menurut penjelasan Bupati, model Koperasi Merah Putih yang dikembangkan di Barru jauh melampaui fungsi simpan pinjam biasa. Koperasi ini dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi yang mengintegrasikan berbagai sektor.
BACA JUGA :
Barru Gali Potensi Hayati untuk Penguatan Ekonomi Lokal
“Koperasi Merah Putih bukan sekadar wadah simpan pinjam, melainkan pusat aktivitas ekonomi yang menghubungkan petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga kelompok perempuan dan pemuda dalam rantai produktif,” jelasnya.
Hingga saat ini, Pemkab Barru mencatat progres menggembirakan. Sebagian desa dan kelurahan telah menunjukkan peningkatan partisipasi anggota dan mulai tumbuhnya unit-unit usaha berbasis potensi lokal. Bupati juga mengapresiasi desa dan kelurahan yang mampu mengelola koperasi secara transparan dan akuntabel sehingga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Untuk mencapai hasil optimal, perangkat teknis Pemkab Barru dalam beberapa bulan terakhir telah gencar melakukan pelatihan manajemen koperasi, pengembangan pemasaran digital, serta integrasi dengan berbagai program pemberdayaan nasional.
BACA JUGA :
Abustan Tekankan Kemandirian Desa Lewat Penguatan Koperasi Produktif
Komitmen ini dibuktikan dengan capaian pembentukan 55 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang kini telah berbadan hukum dan tersebar di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Barru.
“Ke depan, kita ingin koperasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di desa dan kelurahan. Dengan semangat gotong royong dan manajemen yang kuat, Koperasi Merah Putih akan menjadi simbol kemandirian ekonomi masyarakat Barru,” tutup Bupati, menekankan visi jangka panjang Pemkab Barru dalam pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan.

Comment