Pemkab Barru Salurkan Bantuan Korban Puting Beliung Pancana

Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang menyerahkan bantuan BAZNAS kepada korban angin puting beliung di Desa Pancana

Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang menyerahkan bantuan BAZNAS kepada korban angin puting beliung di Desa Pancana

BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Pemerintah Kabupaten Barru bersama BAZNAS Kabupaten Barru menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana alam angin puting beliung di Barru yang melanda Desa Pancana, Kecamatan Tanete Rilau. Penyaluran bantuan berlangsung di Baruga Colliq Pujie, Rabu pagi (25/12/2025), sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak bencana.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Barru Drs. H. La Minu Kalibu, M.Si., Kepala Pelaksana BPBD Barru H. Umar, S.K.M., M.Kes., Camat Tanete Rilau Akmaluddin, S.STP., M.Si., serta Kepala Desa Pancana Muh. Idris T.

Penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut atas bencana angin puting beliung yang terjadi pada 13 Desember 2025 lalu, yang menyebabkan kerusakan rumah warga di dua dusun di Desa Pancana.

BACA JUGA:
Tim Kemanusiaan Pemkab Barru Salurkan Bantuan Korban Bencana Aceh

Bantuan BAZNAS Difasilitasi Pemerintah Daerah

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Barru menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan kepada masyarakat merupakan bantuan dari BAZNAS Kabupaten Barru yang difasilitasi oleh Pemerintah Daerah. Ia meluruskan persepsi masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait sumber bantuan.

“Bantuan ini adalah bantuan BAZNAS yang difasilitasi oleh Pemerintah Daerah. Tidak akan turun bantuan kalau tidak melalui pemerintah. Ini perlu diluruskan agar tidak keliru dipahami oleh masyarakat,” tegas Abustan.

BACA JUGA:
Pemkab Barru Kirim Relawan dan Bantuan Kemanusiaan Ke Sumatera

Wabup juga menyampaikan salam hormat dari Bupati Barru yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas pemerintahan ke Jakarta untuk memperjuangkan kepentingan dan pembangunan Kabupaten Barru.

Menurut Abustan, bantuan disalurkan dalam bentuk uang tunai agar dapat dimanfaatkan secara fleksibel oleh penerima sesuai kebutuhan masing-masing. Ia menilai bantuan berupa material sering kali tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi lapangan.

Selain itu, Wabup Barru mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial, khususnya informasi yang belum jelas kebenarannya terkait penanganan bencana.

BACA JUGA:
Pemkab Barru dan BAZNAS Kembangkan Kampung Zakat Terpadu

Secara geografis, Kabupaten Barru dikenal sebagai wilayah yang rawan dilalui angin kencang atau yang biasa disebut Angin Barubu. Fenomena ini, kata dia, sudah terjadi sejak lama dan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Namun alhamdulillah, setiap kejadian selalu ada hikmah dan bisa kita selesaikan bersama,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa selain angin kencang, beberapa wilayah di Barru rawan banjir dan tanah longsor yang hampir terjadi setiap tahun. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang akhir tahun.

BACA JUGA:
Pemkab Sigi Studi Tiru Pengelolaan BAZNAS di Kabupaten Barru

“Kami selalu siaga. Aparat diminta tidak lengah dan segera turun ke lapangan jika terjadi bencana,” tegasnya.

Dampak Bencana dan Respons Cepat Pemerintah

Sebagai informasi, bencana angin puting beliung di Barru terjadi pada 13 Desember 2025 sekitar pukul 10.00 WITA. Peristiwa tersebut berdampak pada 10 kepala keluarga, masing-masing lima KK di Dusun Cengrapole dan lima KK di Dusun Pancana, Desa Pancana.

BACA JUGA:
BAZNAS Barru Laporkan Rp11,1 Miliar Zakat di Maulid Akbar

Pada hari kejadian, Bupati Barru telah melakukan respon cepat dengan mengunjungi lokasi terdampak dan menyerahkan bantuan awal sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Kegiatan penyaluran bantuan ini turut dihadiri Ketua PMI Kecamatan Tanete Rilau, Kepala Puskesmas Pancana, Kepala Puskesmas Pekkae, Ketua dan Wakil Ketua BPD Desa Pancana, perangkat desa, serta para penerima manfaat. Pemerintah daerah berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.

Comment