Karang Taruna Barru Dorong Sinergi Pemuda–Polisi Perkuat Kamtibmas

Dialog akhir tahun Karang Taruna Kabupaten Barru bersama Kapolres membahas penguatan kamtibmas

Dialog akhir tahun Karang Taruna Kabupaten Barru bersama Kapolres membahas penguatan kamtibmas

BARRU, LENSAMERDEKA.COMKarang Taruna Kabupaten Barru menggelar dialog akhir tahun bertajuk partisipasi pemuda bersama kepolisian dalam penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan ini berlangsung di Cafe Pejalan Jalan, Jalan Iskandar Unru, Kabupaten Barru, Senin (29/12/2025).

Dialog tersebut menjadi ruang temu lintas elemen, mempertemukan pemuda, aparat kepolisian, akademisi, serta tokoh masyarakat untuk merefleksikan peran generasi muda dalam menjaga harmoni sosial sekaligus merumuskan langkah kolaboratif menghadapi tantangan kamtibmas ke depan.

Hadir sebagai narasumber utama Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Kabupaten Barru Ir. Muhammad Yulianto Badwi, akademisi ITBA Al Gazali Barru Dr. Kasmiah Ali, serta materi tambahan dari Ketua BAZNAS Barru H. Minu Kalibu.

BACA JUGA:
Yulianto Badwi Apresiasi Kemajuan Makassar di HUT ke-418

Peran Strategis Pemuda dalam Menjaga Keamanan Daerah

Dalam pemaparannya, Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap menegaskan bahwa keberhasilan tugas kepolisian sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi masyarakat, terutama generasi muda. Menurutnya, pemuda memiliki posisi strategis sebagai mitra Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.

Ia menekankan bahwa penguatan kamtibmas tidak bisa dilakukan secara sepihak oleh aparat, melainkan membutuhkan sinergi yang berkelanjutan antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.

“Keamanan dan ketertiban masyarakat akan terwujud jika ada keterlibatan aktif semua pihak, khususnya pemuda, sebagai agen perubahan di lingkungannya masing-masing,” kata Kapolres.

BACA JUGA:
Kapolres Barru Pastikan Pos Operasi Lilin Siap Amankan Tahun Baru 2026

Dialog ini diikuti peserta dari unsur MPKT dan Karang Taruna Kabupaten Barru, termasuk pengurus di tingkat kecamatan dan desa. Selain itu, berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan turut hadir, seperti Pemuda Pancasila, Pemuda Muhammadiyah, Ansor, PII, IPM, IMM, serta sejumlah organisasi perempuan, yang memperkaya sudut pandang dalam diskusi.

Ketua MPKT Karang Taruna Kabupaten Barru, Ir. Muhammad Yulianto Badwi, dalam kesempatan tersebut mengingatkan pentingnya menjunjung nilai-nilai kearifan lokal sebagai fondasi menjaga persatuan dan ketenteraman sosial.

Menurutnya, kearifan lokal merupakan perekat sosial yang harus terus dirawat di tengah dinamika dan tantangan kehidupan bermasyarakat. Ia menilai dialog akhir tahun seperti ini perlu dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai ruang silaturahmi, komunikasi, dan pertukaran gagasan antara pemuda, kepolisian, dan pemerintah.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi dan dukungan terhadap jalannya pemerintahan, dengan prinsip bahwa setiap langkah yang diambil harus membawa kebaikan atau mappadeceng bagi masyarakat. Namun demikian, ia menekankan bahwa pemerintah tetap harus membuka diri terhadap kritik yang bersifat membangun, disertai solusi dan masukan konstruktif demi kemajuan daerah.

BACA JUGA:
Momen Hari Ibu, 2.286 PPPK Paruh Waktu Barru Terima SK

Sementara itu, dari kalangan akademisi, Dr. Kasmiah Ali menyoroti urgensi ruang dialog sebagai sarana membangun pemahaman bersama dan memperkuat literasi sosial di kalangan generasi muda.

Ia mengingatkan pemuda agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menghindari ujaran kebencian. Media sosial, menurutnya, seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, literasi, dan penyebaran pesan-pesan positif bagi masyarakat luas.

Dialog akhir tahun ini diharapkan menjadi titik temu gagasan dan komitmen bersama dalam memperkuat peran pemuda sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Barru.

Comment