MAKASSAR, LENSAMERDEKA.COM – Cuaca Sulsel dalam beberapa hari ke depan diperkirakan belum bersahabat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memproyeksikan hujan masih akan mendominasi wilayah Sulawesi Selatan selama sepekan penuh, dengan intensitas bervariasi dari ringan hingga lebat, terutama pada sore dan malam hari.
BMKG menyebutkan, hujan berpotensi disertai kilat dan petir di sejumlah wilayah. Kondisi ini dipicu oleh masih aktifnya pertumbuhan awan konvektif di wilayah Indonesia bagian tengah, termasuk Sulawesi Selatan, yang mendukung terbentuknya cuaca basah secara meluas.
Pola atmosfer tersebut meningkatkan peluang hujan merata di banyak daerah sekaligus membuka potensi cuaca ekstrem di titik-titik tertentu. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang dapat ditimbulkan.
BACA JUGA:
Wabup Barru Dukung Preservasi Jalan Paket 4 MYC Sulsel
Sejumlah Daerah Berpotensi Diguyur Hujan
BMKG mencatat, wilayah yang diperkirakan kerap diguyur hujan sepanjang pekan antara lain Makassar, Gowa, Maros, Pangkep, Takalar, Jeneponto, Bone, Wajo, Soppeng, hingga kawasan Luwu Raya. Pada siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas sedang berpeluang turun di banyak daerah.
Memasuki malam hari, potensi hujan lebat disertai kilat dan petir dapat terjadi secara lokal. Kondisi ini berisiko menimbulkan genangan, banjir, hingga gangguan aktivitas masyarakat, terutama di kawasan perkotaan dengan sistem drainase yang terbatas.
Suhu udara harian di Sulawesi Selatan diprakirakan berada pada kisaran 24 hingga 29 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan yang relatif tinggi. Udara yang lembap turut mendukung pembentukan awan hujan secara berkelanjutan.
BACA JUGA:
BMKG Rilis Peringatan Dini Daerah Berisiko Banjir dan Longsor di Sulsel
BMKG juga menyoroti wilayah pegunungan serta daerah di sekitar aliran sungai sebagai kawasan rawan. Hujan dengan durasi cukup lama berpotensi memicu longsor dan luapan sungai, khususnya di daerah dengan kontur tanah labil.
Selain itu, wilayah pesisir tak luput dari perhatian. BMKG mengingatkan aktivitas pelayaran dan nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan. Cuaca buruk dapat memicu gelombang tinggi dan memperburuk kondisi perairan dalam waktu singkat, sehingga berisiko terhadap keselamatan.
Sebagai langkah antisipasi, BMKG mengimbau masyarakat rutin memantau pembaruan prakiraan cuaca Sulsel melalui kanal resmi. Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan menyiapkan perlengkapan hujan serta menghindari berteduh di bawah pohon atau di dekat tiang listrik saat terjadi petir.
BACA JUGA:
Prakiraan Cuaca Sulsel Hari Ini Didominasi Hujan Ringan
Sebelumnya, BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan menjelang akhir tahun. Sejumlah daerah masuk dalam kategori waspada akibat potensi hujan lebat dan angin kencang.
Dengan tren cuaca basah yang masih berlanjut, kewaspadaan kolektif menjadi kunci. Antisipasi sejak dini di tingkat warga, serta koordinasi lintas pihak, diharapkan mampu meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh Cuaca Sulsel dalam beberapa hari ke depan.

Comment