Panen Raya Nasional, Barru Tunjukkan Kemandirian Pangan

Wakil Bupati Barru mengikuti panen raya nasional swasembada pangan di Kelurahan Kiru-Kiru bersama petani

Wakil Bupati Barru mengikuti panen raya nasional swasembada pangan di Kelurahan Kiru-Kiru bersama petani

BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang mengikuti Panen Raya dan Pengumuman swasembada pangan nasional bersama Presiden Prabowo Subianto secara daring, Rabu pagi (7/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi Kelompok Tani Dharma Bhakti I, Kelurahan Kiru-Kiru, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru.

Panen raya ini merupakan agenda nasional yang diselenggarakan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan dipusatkan di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Seluruh kepala daerah, unsur Forkopimda, serta pemangku kepentingan sektor pertanian di Indonesia mengikuti kegiatan tersebut secara serentak.

Wakil Bupati Barru hadir mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari. Kehadiran Pemerintah Kabupaten Barru menjadi bagian dari dukungan daerah terhadap program strategis nasional menuju kemandirian pangan berkelanjutan.

BACA JUGA:
Harga Pangan 30 Desember: Cabai dan Telur Masih Mahal

Komitmen Swasembada Pangan Nasional

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada petani dan jajaran pemerintah atas keberhasilan mewujudkan swasembada pangan. Presiden menegaskan bahwa swasembada tidak hanya mencakup beras, tetapi juga jagung, singkong, dan bawang putih.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan kebijakan, termasuk ketersediaan pakan ternak murah dan harga pupuk yang terjangkau, agar swasembada pangan dapat terus dijaga secara berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.

Pengumuman swasembada pangan nasional ditandai dengan pemukulan lesung oleh Presiden Prabowo, yang disambut serentak oleh seluruh peserta di daerah.

BACA JUGA:
Bimtek PELSA Hadirkan Program Besar Demi Ketahanan Pangan Barru

Usai mengikuti agenda nasional tersebut, Wabup Barru Abustan A. Bintang menyampaikan bahwa panen raya di Barru merupakan bagian dari program Akselerasi Luas Tambah Tanam (LTT). Program ini bertujuan memperkuat kemandirian dan kedaulatan pangan nasional, khususnya di tingkat daerah.

“Panen ini adalah bukti nyata bahwa upaya percepatan tanam memberikan hasil positif bagi petani,” kata Abustan.

Secara khusus, ia menjelaskan bahwa panen kali ini dilakukan pada lahan seluas sekitar 35 hektare yang merupakan Musim Tanam (MT) III. Dari luasan tersebut, produktivitas padi mencapai rata-rata 6 ton per hektare.

“Alhamdulillah, hasil panen pada MT III ini cukup menggembirakan. Ini menunjukkan bahwa dengan pengelolaan yang baik, lahan pertanian tetap dapat produktif sepanjang tahun,” ujarnya kepada Humas IKP Barru.

BACA JUGA:
Amran Sulaiman Beberkan Target Pangan Nasional 2026

Menurut Abustan, optimalisasi lahan pertanian menjadi kunci dalam menjaga kesinambungan produksi pangan. Ia menegaskan agar lahan pertanian tidak dibiarkan menganggur karena berdampak langsung terhadap produksi dan kesejahteraan petani.

“Kita harapkan ini terus diakselerasi. Lahan jangan dibiarkan tidak tertanami. Jika ditanami, maka akan menghasilkan, dan pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” pungkasnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Wakil Bupati Barru juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa satu unit mesin pompa air. Selain itu, disalurkan pula bantuan benih padi Inpari 49 Jembar sebanyak 700 kilogram untuk mendukung luas tanam sekitar 28 hektare.

Kegiatan panen raya di Barru ditutup dengan aksi simbolis berupa yel-yel bersama sebagai dukungan moral bagi sektor pertanian nasional.

“Swasembada pangan, kemenangan petani, kemenangan Indonesia!”

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan TNI-Polri, pimpinan OPD terkait, unsur Bulog, penyuluh pertanian, aparat kecamatan dan kelurahan, hingga para ketua kelompok tani se-Kecamatan Soppeng Riaja.

Comment