UMKM Barru Ramaikan Pesta Rasa Ramadan Series

Pesta Rasa Ramadan Series di Wisma Bola Sobae Barru

Pesta Rasa Ramadan Series di Wisma Bola Sobae Barru

BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Pesta Rasa Ramadan Series resmi dibuka oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., di Wisma Bola Sobae, Kabupaten Barru, Senin sore (23/2/2026). Event UMKM terbesar di Barru ini digadang-gadang menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus ruang promosi bagi pelaku usaha lokal sepanjang bulan suci Ramadan.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan seremoni resmi yang dihadiri unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri, Pj Sekda Barru, Ketua TP PKK Kabupaten Barru, para staf ahli, asisten, kepala bagian, camat, serta masyarakat umum. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan ini menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan sektor UMKM melalui Pesta Rasa Ramadan Series.

Dalam sambutannya, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya event tersebut. Ia menilai kegiatan ini selaras dengan semangat Hari Jadi Kabupaten Barru ke-66 dan menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah.

BACA JUGA:
Digitalisasi: Kunci UMKM Naik Kelas demi Indonesia Emas 2045

Dukung UMKM dan Tarik Investor

Menurut Andi Ina, kehadiran Pesta Rasa Ramadan Series merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelaku UMKM dan menciptakan iklim investasi yang sehat. Ia mengapresiasi panitia yang berhasil menghadirkan brand nasional, termasuk Ramayana, sebagai bagian dari daya tarik kegiatan.

“Kami ingin memastikan kegiatan ini bukan untuk mematikan UMKM lokal atau pasar tradisional. Justru sebaliknya, ini adalah upaya menghadirkan daya tarik baru agar pelaku usaha kita mendapatkan peluang rezeki lebih besar selama Ramadan,” ujar Andi Ina.

BACA JUGA:
Lonjakan Belanja Akhir Tahun 2025: Apa Dampaknya bagi UMKM di Sulawesi Selatan?

Ia menegaskan, masuknya brand nasional ke Barru menjadi sinyal positif meningkatnya kepercayaan investor terhadap daerah. Menurutnya, kolaborasi antara pelaku usaha lokal dan brand besar justru akan memperluas pasar dan meningkatkan perputaran ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung kondisi fiskal daerah yang masih terbatas. Ia mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk lebih kreatif dan berpikir inovatif guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Saya dan Pak Wakil meminta seluruh kepala dinas berpikir inovatif. APBD kita masih termasuk terendah, tetapi dengan semangat bersama, stigma itu insyaallah bisa kita ubah,” ujarnya.

BACA JUGA:
Pelaku UMKM Belajar Susun Laporan Keuangan Praktis Lewat Excel

Andi Ina bahkan berharap dampak ekonomi dari event ini bisa terasa signifikan. “Semoga ekonomi Kabupaten Barru semakin menggeliat, bahkan kalau perlu nanti ada macet di Barru karena ramainya aktivitas,” ucapnya.

Kontribusi Nyata bagi PAD dan Lapangan Kerja

Ketua Panitia Pesta Rasa Ramadan Series, Oji, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan festival kuliner dan bazar fashion Ramadan yang menghadirkan puluhan tenant UMKM lokal. Event ini terselenggara melalui kolaborasi sponsorship, kemitraan, serta dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Barru.

Menurut Oji, kontribusi kegiatan ini terhadap daerah cukup konkret. Di antaranya peningkatan PAD melalui retribusi tenant sebesar 10 persen dan pengelolaan parkir resmi, pembukaan lapangan kerja dengan sekitar 85 persen tenaga kerja berasal dari masyarakat Barru, hingga pemberdayaan UMKM melalui ruang promosi dan transaksi langsung.

“Ramadan Series ini bukan puncak kegiatan, melainkan pre-event menuju Pesta Rasa 2026 yang akan hadir dalam skala lebih besar,” jelasnya.

BACA JUGA:
Penutupan Pesta Rasa 2025: UMKM Berjaya, Hiburan Pecah, Barru Berwarna

Usai pembukaan, Bupati Barru bersama Wakil Bupati dan rombongan meninjau langsung tenant yang berpartisipasi. Ia tampak berdialog dengan para pelaku UMKM dan membeli sejumlah produk sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiah singkat (kultim) menjelang berbuka puasa dan shalat magrib berjamaah yang diikuti unsur pemerintah daerah, Forkopimda, panitia, pelaku UMKM, serta masyarakat.

Bupati kembali menekankan pentingnya terobosan dalam meningkatkan pendapatan daerah. Ia berharap melalui event seperti Pesta Rasa Ramadan Series, Barru semakin dikenal luas dan tidak lagi dicap sebagai daerah yang sunyi.

“Kita ingin Barru tidak lagi dikenal sebagai daerah yang sunyi. Dengan kegiatan seperti ini, ekonomi bergerak dan daerah semakin dikenal,” ujarnya.

Comment