BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang mengajak masyarakat memperkuat ukhuwah dan memanfaatkan berbagai program pembangunan pemerintah daerah saat melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Nurul Yazaqirah, Bentenge, Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Senin (9/3/2026).
Kegiatan Safari Ramadan Wakil Bupati Barru yang memasuki hari kelima ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga memaparkan sejumlah program pembangunan yang sedang dijalankan di Kabupaten Barru.
Dalam sambutannya, Abustan menjelaskan bahwa Safari Ramadan merupakan sarana untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sejalan dengan tema kegiatan yakni memperkuat ukhuwah demi mewujudkan Kabupaten Barru yang maju, berkeadilan, dan sejahtera lebih cepat.
BACA JUGA:
Ribuan Masyarakat Ramaikan Buka Puasa Bersama Wabup Barru
Sekolah Rakyat Lawallu Jadi Peluang Pendidikan dan Ekonomi
Menurut Abustan, ukhuwah atau persaudaraan dapat dibangun melalui sikap saling mengenal dan saling memahami. Dengan adanya pemahaman yang baik antara pemerintah dan masyarakat, maka kepercayaan akan tumbuh sehingga pembangunan dapat berjalan lebih efektif.
“Kalau kita saling memahami, maka kita akan saling membantu satu sama lain,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang menyebut Desa Lawallu sebagai desa yang paling spesial pada tahun 2025. Hal ini karena desa tersebut terpilih sebagai lokasi pembangunan program Sekolah Rakyat dari total 55 desa yang ada di Kabupaten Barru.
BACA JUGA:
Dirjen Hortikultura Kunjungi Barru Perkuat Program Swasembada Pangan
Ia menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp270 miliar. Nilai tersebut bahkan jauh lebih besar dibandingkan anggaran pembangunan jalan di Kabupaten Barru yang pada tahun yang sama berkisar Rp37 miliar.
“Dari 55 desa di Barru, Lawallu yang terpilih menjadi lokasi Sekolah Rakyat. Ini tentu peluang besar bagi masyarakat,” katanya.
Sekolah tersebut direncanakan dilengkapi dengan fasilitas asrama untuk jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA. Program ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu berdasarkan data kesejahteraan sosial pemerintah.
BACA JUGA:
AKP Muhammad Arif Resmi Jabat Kasat Narkoba Toraja Utara
Menurut Abustan, kehadiran Sekolah Rakyat di Lawallu tidak hanya membuka akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Ia mendorong pemerintah desa dan masyarakat mulai menyiapkan berbagai kebutuhan yang nantinya diperlukan oleh sekolah, seperti penyediaan bahan pangan berupa telur, ayam, sayuran, hingga ikan.
“Jangan sampai nanti telurnya dibeli dari daerah lain. Orang Lawallu yang harus menyiapkan itu supaya ada pendapatan bagi masyarakat di sini,” ujarnya.
Selain itu, keberadaan sekolah tersebut diperkirakan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat, seperti tenaga keamanan, petugas kebersihan, hingga tenaga dapur atau juru masak.
BACA JUGA:
Ketua PGRI Kabupaten Barru Apresiasi Kesiapan Cabang Balusu Pra-Konferensi
Pada kesempatan itu, Abustan juga memaparkan program penanggulangan kemiskinan berbasis peternakan terintegrasi yang tengah disiapkan pemerintah daerah. Melalui program tersebut, masyarakat akan mendapatkan bantuan ternak seperti ayam kampung dan itik, serta dukungan bibit tanaman sebagai sumber penghasilan tambahan.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat serta mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial.
Selain program ekonomi, pemerintah daerah juga menyiapkan program beasiswa pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Abustan menyebutkan pemerintah daerah menyiapkan sekitar 1.500 beasiswa bagi siswa SD dan SMP, serta bantuan pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga yang masuk kategori kurang mampu.
Di bidang keagamaan, Abustan yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Barru mengajak masyarakat menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan agama dan aktivitas sosial masyarakat.
Ia mendorong agar anak-anak setelah pulang sekolah dapat mengikuti kegiatan pembelajaran agama di masjid melalui madrasah diniyah.
Selain itu, ia juga meminta agar masjid-masjid yang berada di sepanjang jalan poros dibuka untuk para pelintas atau pemudik. Menurutnya, fasilitas masjid harus dijaga agar tetap bersih dan nyaman sehingga dapat menjadi tempat singgah yang baik bagi masyarakat.
“Masjid harus ramah bagi siapa saja yang singgah, termasuk para musafir. WC harus bersih dan fasilitasnya nyaman,” ujarnya.
BACA JUGA:
Pemkab Barru Perkuat Koordinasi Infrastruktur Bersama Kementerian PUPR
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Barru mengajak masyarakat untuk terus mendoakan pemerintah daerah agar dapat menjalankan amanah dengan baik serta membawa Kabupaten Barru menjadi daerah yang aman dan sejahtera.
“Semoga Barru selalu dijauhkan dari bencana, perselisihan, dan diberikan keberkahan oleh Allah SWT,” tutupnya.
Kegiatan Safari Ramadan Wakil Bupati Barru tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Barru, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Kepala Badan Kesbangpol, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Barru.

Comment