BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari turun langsung memantau kondisi pasar untuk memastikan ketersediaan dan kestabilan harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pemantauan dilakukan melalui inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Mattirowalie, Kecamatan Barru, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
BACA JUGA:
Barru Dorong Digitalisasi PAD, QRIS Resmi Diterapkan di Pasar
Sidak Pasar Mattirowalie Pastikan Harga Sembako Stabil
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Barru didampingi Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, Ketua DPRD Barru, Kapolres Barru, perwakilan unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri Barru, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Kehadiran jajaran pemerintah daerah di tengah aktivitas pasar bertujuan melihat secara langsung kondisi ketersediaan dan harga bahan pokok sekaligus menyerap aspirasi pedagang dan masyarakat.
Saat meninjau sejumlah lapak pedagang dan area distribusi bahan pokok, Bupati Andi Ina bersama rombongan berdialog langsung dengan pedagang serta warga yang sedang berbelanja untuk memperoleh informasi mengenai kondisi harga dan pasokan bahan pokok.
Berdasarkan hasil pemantauan bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan, Bupati menyampaikan bahwa ketersediaan sembilan bahan pokok di wilayah Kabupaten Barru masih dalam kondisi aman dan harga relatif stabil.
BACA JUGA:
Polsek Balusu Mediasi Penertiban Kios Pasar Takkalasi Secara Damai
Beberapa komoditas tercatat masih berada pada kisaran harga yang wajar, di antaranya ayam potong sekitar Rp30.000 per kilogram, udang Rp60.000 per kilogram, daging sapi lokal Rp130.000 per kilogram, serta beras premium sekitar Rp12.500 per kilogram. Sementara itu, bawang merah berada di kisaran Rp35.000 per kilogram dan cabai rawit sekitar Rp55.000 per kilogram.
“Untuk harga saat ini masih terpantau stabil. Meskipun ada kenaikan pada beberapa komoditas, namun kenaikannya masih dalam batas wajar,” ujar Bupati Barru.
Ia juga menjelaskan bahwa sebagian pasokan bahan pangan di pasar berasal dari hasil produksi pertanian masyarakat Kabupaten Barru. Hal ini turut membantu menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus menekan potensi kenaikan harga di tingkat pedagang.
Menurutnya, dukungan sektor pertanian lokal menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di daerah.
Pemerintah Kabupaten Barru, lanjutnya, akan terus melakukan pemantauan secara berkala di pasar-pasar tradisional guna memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
BACA JUGA:
Polres Barru Genjot Pasar Murah, Warga Antusias Membeli
Selain itu, koordinasi dengan Tim Satgas Pangan juga terus diperkuat sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan harga maupun kelangkaan komoditas tertentu di pasaran.
Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri, daya beli masyarakat terpantau mulai meningkat seiring aktivitas masyarakat yang melengkapi kebutuhan selama Ramadan. Meski demikian, ketersediaan bahan pokok seperti minyak goreng, gula pasir, daging, telur, dan ikan secara umum masih berada dalam kategori aman.
Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya untuk terus memantau kondisi pasar serta memastikan distribusi kebutuhan pokok berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dan menyambut Idulfitri dengan lebih tenang dan nyaman.

Comment