MAKASSAR, LENSAMERDEKA.COM – Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menegaskan bahwa Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) menjadi forum strategis untuk memperkuat investasi dan kolaborasi dalam mendorong pembangunan daerah berbasis potensi unggulan.
Pernyataan tersebut disampaikan di sela kegiatan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) yang digelar di Hotel Claro Makassar, Senin (23/3/2026).
BACA JUGA:
Bupati Barru Turun Langsung Pantau Pengamanan Malam Takbiran
PSBM Dorong Investasi dan Penguatan Ekonomi Daerah
Menurut Bupati, Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemerintah daerah dengan para saudagar asal Sulawesi Selatan yang telah sukses di tingkat nasional maupun global.
“Kegiatan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi menjadi momentum strategis untuk mempertemukan kepentingan pembangunan daerah dengan kapasitas jejaring dan investasi para saudagar. Kami berharap, kontribusi nyata dapat terus terbangun, termasuk untuk Kabupaten Barru,” ujarnya.
Ia menilai, transformasi ekonomi daerah membutuhkan sinergi multipihak, termasuk peran diaspora Bugis-Makassar dalam mendorong investasi, hilirisasi sektor unggulan, serta penciptaan nilai tambah berbasis potensi lokal.
Salah satu fokus yang disoroti adalah pengembangan sektor pertanian bernilai ekonomi tinggi, khususnya komoditas kopi. Menurutnya, wilayah dataran tinggi Barru seperti Kecamatan Pujananting memiliki potensi agroklimat yang mendukung pengembangan kopi berkualitas.
Pengembangan kopi Barru, lanjutnya, tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga penguatan rantai nilai mulai dari budidaya, pascapanen, hingga hilirisasi produk agar mampu bersaing di pasar lebih luas.
BACA JUGA:
Pemkab Barru Resmikan Videotron untuk Informasi Publik Modern
Pemerintah Kabupaten Barru juga mendorong dukungan lintas sektor, termasuk dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, guna memperkuat intervensi program, akses pembiayaan, serta peningkatan kapasitas petani.
“Insyaallah, kami optimistis kopi Barru dapat tumbuh sebagai komoditas unggulan daerah dan menjadi bagian dari penguatan ekonomi berbasis kerakyatan yang berdaya saing,” pungkasnya.
Amran Sulaiman Tekankan Hilirisasi dan Swasembada Pangan
Kegiatan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) dibuka oleh Andi Amran Sulaiman yang menekankan pentingnya karakter petarung saudagar Bugis-Makassar dalam mendorong swasembada pangan dan hilirisasi industri.
Ia mengungkapkan bahwa stok beras nasional saat ini mencapai 4 hingga 5 juta ton, tertinggi dalam sejarah Indonesia. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menekan harga pangan dunia hingga 44 persen dengan mengurangi ketergantungan impor.
Lebih lanjut, ia mengajak para saudagar untuk tidak lagi mengekspor bahan mentah, melainkan mengolah sumber daya alam seperti kelapa dan CPO menjadi produk bernilai tambah tinggi.
“Jangan ada yang iri. Takdir tidak pernah tertukar. Mari kita kolaborasi, jaga kampung kita, pimpin masyarakat, dan bawa Indonesia menjadi negara superpower melalui pangan,” tegasnya.
Momentum Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan diaspora dalam membangun ekonomi daerah yang lebih mandiri dan berdaya saing global.

Comment