BARRU, LENSAMERDEKA.COM – H. Abdullah Tintjo, S.Pd., M.Pd kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PGRI Kabupaten Barru untuk periode 2025–2030 dalam Konferensi Kabupaten (Konferkab) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Barru. Forum tertinggi organisasi guru di tingkat kabupaten itu digelar di Lantai 6 Gedung Tower Mall Pelayanan Publik (MPP) Pemerintah Kabupaten Barru, Kamis (16/12/2025).
Keputusan aklamasi diambil setelah seluruh pemilik suara dari cabang PGRI se-Kabupaten Barru menyampaikan dukungan bulat kepada Abdullah Tintjo sebagai calon tunggal. Penetapan ini menegaskan soliditas organisasi serta kuatnya kepercayaan terhadap kepemimpinan petahana.
Meski akhirnya berlangsung aklamasi, menjelang Konferkab PGRI Barru sempat berkembang dinamika internal. Sejumlah nama disebut masuk dalam bursa bakal calon Ketua PGRI Barru, di antaranya Suhriman, S.Pd., M.Pd selaku Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Barru, Rosman, S.Pd., M.Pd yang menjabat Kepala SMAN 1 Barru, Sirajuddin, S.Pd., M.Pd, Muhammad Passalowongi, S.Pd., M.Pd, Drs. H. Ahmad Jamaluddin, MM, Drs. Sardiman Sarif, M.Pd, serta Dr. H. Irham Jalil Aliah, M.Pd. Namun, melalui proses musyawarah dan pertimbangan bersama, forum akhirnya mengerucut pada satu kesepakatan bulat.
BACA JUGA:
Audiensi Hangat, Bupati Barru Tegaskan Komitmen Dukung PGRI
Dukungan Bulat Cabang PGRI Kabupaten Barru
7 cabang dan 77 Ranting yang memiliki hak suara secara resmi mengajukan Abdullah Tintjo sebagai calon tunggal Ketua PGRI Barru. Cabang tersebut meliputi Mallusetasi, Soppeng Riaja, Balusu, Barru, Tanete Rilau, Tanete Riaja, dan Pujananting.
Dalam sidang pleno, seluruh perwakilan cabang menyampaikan pandangan seragam. Forum kemudian mengesahkan keputusan secara aklamasi tanpa melalui proses pemungutan suara. Model pemilihan ini dinilai mencerminkan kedewasaan organisasi serta kesepahaman bersama demi menjaga stabilitas PGRI Barru.
BACA JUGA:
Ribuan Guru Barru Ikuti Upacara HGN dan HUT PGRI
Secara rekam jejak, Abdullah Tintjo dikenal sebagai guru senior dengan pengabdian panjang di dunia pendidikan. Ia mulai mengajar pada 1988 dan mengakhiri masa tugasnya sebagai aparatur sipil negara pada 2023 di Dinas Pendidikan Kabupaten Barru. Selama 35 tahun, ia terlibat langsung dalam dinamika pendidikan, mulai dari ruang kelas hingga pengelolaan kebijakan pendidikan daerah.
Karier organisasi di tubuh PGRI juga ditempuhnya dari jenjang paling bawah. Ia pernah menjabat ketua ranting, ketua cabang, hingga dipercaya memimpin PGRI Kabupaten Barru. Konsistensi perjalanan tersebut menjadi salah satu faktor utama kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Abdullah Tintjo menegaskan fokus awal kepemimpinannya adalah penguatan internal organisasi.
BACA JUGA:
PGRI Kabupaten Barru Mantapkan Persiapan Jelang Konferensi
“Langkah pertama adalah konsolidasi internal, menyatukan kembali seluruh elemen PGRI agar organisasi berjalan solid dan fokus memperjuangkan kepentingan guru,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran konferensi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan kebersamaannya, khususnya kepada Ibu Bupati Barru dan Bapak Wakil Bupati Barru yang telah memberikan dukungan penuh sehingga konferensi ini dapat berjalan lancar dan sukses,” katanya.
BACA JUGA:
Ketua PGRI Barru Tegaskan Komitmen di Konkerprov I PGRI Sulsel
Selain dunia pendidikan, dalam perjalanan karirnya, Abdullah Tintjo aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan sosial, seperti GMPP 45, Pemuda Muhammadiyah, BKPRMI, Karang Taruna, KNPI, dan Pramuka. Jejaring tersebut memperkuat posisinya sebagai penghubung antara guru dan pemangku kebijakan daerah.
Dengan pengalaman panjang dan dukungan penuh organisasi, Abdullah Tintjo diharapkan mampu memperkuat peran Ketua PGRI Barru sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Comment