BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Masjid H. M. Rusdi Abdullah yang berlokasi di Sabbang, Kelurahan Lompo Riaja, Kecamatan Tanete Riaja, resmi diresmikan oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Minggu (15/2/2026). Peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan warga setempat yang memadati area masjid.
Momentum peresmian Masjid H. M. Rusdi Abdullah ini menjadi penanda dimulainya peran strategis rumah ibadah tersebut sebagai pusat kegiatan umat. Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan, masjid tidak hanya difungsikan sebagai tempat salat, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, yang mewakili Bupati dalam sambutan resmi pemerintah daerah, mengawali pidatonya dengan ungkapan syukur atas kebersamaan jamaah yang hadir.
“Alhamdulillah kita semua berkumpul di tempat yang mulia ini. Kalau hadir di masjid tapi tidak merasa bahagia, berarti ada yang perlu kita benahi di hati kita,” ungkapnya.
BACA JUGA:
Pembangunan Masjid Raya Lasinri Dipantau Langsung Bupati
Masjid Bukan Sekadar Bangunan Fisik
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Barru, Abustan menegaskan bahwa peresmian Masjid H. M. Rusdi Abdullah bukanlah akhir dari proses pembangunan, melainkan awal tanggung jawab bersama untuk memakmurkannya.
Ia mengapresiasi keluarga besar H. M. Rusdi Abdullah atas keikhlasan membangun masjid sebagai amal jariyah dan investasi akhirat yang pahalanya terus mengalir.
Menurutnya, masjid harus hidup dengan berbagai aktivitas yang berdampak langsung bagi masyarakat. Selain ibadah rutin, kegiatan pendidikan keagamaan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi perlu dikembangkan secara terstruktur.
Abustan juga mendorong konsep masjid hijau dengan lingkungan yang asri dan produktif.
“Masjid jangan gersang. Kita hijaukan dengan tanaman yang bermanfaat supaya jamaah merasa sejuk, nyaman, dan betah berada di masjid,” tuturnya.
BACA JUGA:
Wakil Bupati Barru Kukuhkan Pengurus Masjid Baiturrahman H Lawe 2025–2028
Ia menambahkan, penguatan ekonomi berbasis masjid dapat menjadi solusi peningkatan kesejahteraan umat. Aktivitas ekonomi yang dikelola dengan baik di sekitar masjid dinilai mampu memberikan manfaat nyata bagi jamaah.
Selain itu, ia mengajak masyarakat menjadikan masjid sebagai ruang ramah anak dan generasi muda. Orang tua didorong membiasakan anak-anak hadir ke masjid, tidak hanya untuk salat, tetapi juga belajar mengaji dan memahami nilai-nilai agama.
Menjelang Ramadan, Wakil Bupati mengingatkan pentingnya meningkatkan infak dan sedekah guna mendukung operasional masjid dan kegiatan keagamaan.
“Mari kita sambut Ramadan dengan hati yang bersih, saling memaafkan, serta semangat memakmurkan masjid. Semoga Masjid H. M. Rusdi Abdullah menjadi pusat ibadah, pendidikan, ekonomi umat, dan kebersamaan masyarakat,” pungkasnya.
Berdiri di Atas Tanah Warisan Keluarga
Ketua Panitia Pembangunan, Drs. H. Muh. Rusdi Abdullah, menjelaskan bahwa pembangunan masjid berawal dari penyerahan sertifikat tanah oleh Bupati Barru beberapa bulan lalu. Lahan seluas kurang lebih 20 x 50 meter tersebut merupakan tanah warisan keluarga yang memiliki nilai historis dan telah diwariskan secara turun-temurun.
Ia berharap masjid ini dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat kegiatan ibadah dan keagamaan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat Sabbang dan sekitarnya.
BACA JUGA:
Bupati Andi Ina Resmikan Masjid Baiturrahman Zamzam Center Barru
Sementara itu, Rektor ITBA Al Gazali Barru, Kamaruddin Hasan, dalam tausiahnya menekankan pentingnya iman dan takwa yang dibarengi perencanaan masa depan sebagaimana tercantum dalam Surah Al-Hasyr ayat 18. Ia juga mengingatkan agar masjid menjadi ruang pembinaan umat yang inklusif dan terhindar dari pola ibadah yang bersifat transaksional.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan masjid, keselamatan jamaah, serta dukungan terhadap kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Barru dalam mewujudkan daerah yang sejahtera dan religius.
Peresmian turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, jajaran Kementerian Agama, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga sekitar yang memadati area masjid sejak pagi hari.
Comment