MAKASSAR, LENSAMERDEKA.COM – Ketua Dewan Kehormatan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Bahlil Lahadalia, menyampaikan pesan tegas kepada ribuan kader muda saat menghadiri Sidang Dewan Pleno (SDP) HIPMI 2026 di Makassar. Dalam forum yang dihadiri sekitar 3.000 pengurus se-Indonesia itu, ia menekankan pentingnya loyalitas, etika, dan kemampuan menjaga relasi senior–junior dalam organisasi.
Berbicara dengan gaya lugas dan blak-blakan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tersebut mengingatkan bahwa dinamika organisasi membutuhkan disiplin moral dan penghormatan terhadap struktur.
“Satu saya minta, loyal dan tahu etika dengan senior. Kalian sehebat apapun, senior tetap senior, di HIPMI itu ada dua pasal, pasal satu itu bunyinya: setiap perintah senior dan apapun yang diinginkan senior wajib hukumnya untuk diterjemahkan dan dijalankan oleh junior, senior tidak pernah bersalah,” ujarnya di hadapan peserta sidang.
BACA JUGA:
Mentan Andi Amran Targetkan Swasembada Bawang Putih Nasional dari NTB
Dua Pasal Tak Tertulis di HIPMI
Dalam analoginya, Bahlil menyebut ada “dua pasal tak tertulis” yang harus dipahami setiap kader HIPMI. Namun ia menegaskan, loyalitas tidak boleh dimaknai secara membabi buta.
“Pasal dua, apabila senior salah, tinjau pasal satu. Tetapi pasal ini kalian letakkan kepada senior yang pantas dan layak untuk kalian memberikan penghormatan dan penghargaan,” sebutnya.
Pernyataan tersebut memancing tawa sekaligus renungan peserta sidang. Bahlil secara terbuka mengakui bahwa tidak semua senior dalam organisasi layak dijadikan teladan.
“Karena tidak semua senior itu baik, ada juga yang Abuleke, yang Abuleke itu ditempatkan sesuai dengan amal perbuatannya,” tegasnya.
BACA JUGA:
UMP Sulsel 2026 Rp3,9 Juta, Disnakertrans Klaim Aman
Istilah “Abuleke” sendiri diketahui berasal dari bahasa daerah Maluku (Ambon), yang merujuk pada omong kosong atau bualan yang tidak benar. Ungkapan ini menjadi penekanan bahwa penghormatan harus diberikan secara proporsional.
Meski demikian, Bahlil menegaskan bahwa terhadap senior yang berintegritas dan konsisten membina organisasi, loyalitas harus dijaga sepenuhnya. Ia pun menyebut beberapa nama sebagai contoh.
“Tapi kalau senior kayak bang Erwin Aksa, bang Andi Rukman, bang Samad, ya loyal dong,” pungkasnya.
BACA JUGA:
Perusahaan Haji Isam Raup Laba Rp160 Miliar di Q2-2025
Dihadiri Tokoh Nasional dan Daerah
SDP HIPMI 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, serta Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.
Hadir pula Ketua Umum HIPMI Akbar Himawan Buchari, Ketua HIPMI Sulsel Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, dan sejumlah pejabat serta kader organisasi lainnya.
Para peserta tampak mengenakan almamater krem khas HIPMI, memenuhi ruang sidang yang menjadi ajang konsolidasi sekaligus refleksi organisasi pengusaha muda tersebut.
Pesan Bahlil dalam Sidang Dewan Pleno HIPMI 2026 ini dinilai menjadi penegasan arah pembinaan kader di tengah dinamika politik dan bisnis nasional. Loyalitas, menurutnya, tetap penting, tetapi harus dibarengi integritas dan kemampuan menilai secara objektif.
Comment