MAKASSAR, LENSAMERDEKA.COM – PKB Sulsel terus mematangkan persiapan jelang pelaksanaan Muswil PKB Sulsel 2025, yang akan digelar pada 8–9 Desember 2025 di Hotel Arya Duta Makassar. Agenda ini dipandang strategis karena menjadi penentu arah kebijakan dan kepemimpinan partai untuk lima tahun mendatang.
Sekretaris PKB Sulsel, Muh. Haikal, mengatakan Muswil tahun ini mencakup laporan pertanggungjawaban pengurus, penyusunan program kerja periode 2026–2031, serta pemilihan Ketua DPW dan Ketua Dewan Syuro yang baru.
“Muswil ini akan membahas agenda besar partai melalui empat pleno yang diikuti peserta penuh dan peserta peninjau,” ujar Haikal di Kantor PKB Sulsel, Jalan Prof. Abdurahman Basalamah, Makassar, Jumat (28/11/2025).
BACA JUGA :
Bursa Ketum Golkar Sulsel Panas, Muncul Nama Muhidin
Menurut Haikal, peserta yang hadir meliputi para ketua DPC, ketua Dewan Syuro DPC, pengurus DPW, serta anggota DPRD Sulsel. Ia menegaskan bahwa forum ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kebijakan partai.
“Tahun ini kami memetakan calon ketua DPW berdasarkan kinerja dan kontribusi mereka. Memang baru satu nama yang muncul, tapi saya yakin masih ada usulan lain dari peserta Muswil,” jelasnya.
Haikal berharap Muswil berjalan kondusif dan menghasilkan keputusan terbaik. Ia menyebut mekanisme pemilihan tetap terbuka, meski peluang tercapainya musyawarah mufakat cukup besar.
BACA JUGA :
Golkar Bidik Bone Jadi Lumbung Suara Lewat Puncak HUT ke-61
“Kami ingin Muswil ini melahirkan keputusan yang benar-benar matang. Kalau memungkinkan dilakukan secara konsensus atau aklamasi, itu bagus. Tapi kalau ada beberapa calon, tentu akan dipilih sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.
Komposisi Peserta: 135 Pemilik Suara
Haikal merinci bahwa pemilik suara Muswil adalah para ketua DPC PKB se-Sulsel, ketua Dewan Syuro PKB, anggota DPRD se-Sulsel, dan sayap partai. Sementara sekretaris dan bendahara DPC hadir sebagai peninjau.
“Total peserta penuh 135 dan peninjau 300,” tambah Haikal.
Azhar Arsyad Masih Dominan sebagai Kandidat
Sementara itu, Ketua PKB Sulsel, Azhar Arsyad, menegaskan masa jabatannya sebenarnya baru berakhir pada Maret 2026, sehingga saat Muswil berlangsung dirinya masih ketua definitif.
“Silakan yang lain, kalau ada konsolidasi saya tidak bisa larang. Dulu juga begitu, tidak ada pengerahan ketua DPC, mereka juga datang sendiri (saya) tidak bayar-bayar. Kami di PKB itu begitu,” kata Azhar.
BACA JUGA :
Pelantikan DPD PKS Barru, Bupati Ingatkan Pentingnya Stabilitas dan Persatuan Politik
Azhar menilai kepemimpinan di tubuh partai membutuhkan jiwa besar, keteguhan, dan konsistensi, terlebih menghadapi tantangan politik yang makin kompleks. Meski begitu, ia optimistis PKB Sulsel dapat semakin berkembang.
Hingga saat ini, nama Azhar masih menjadi kandidat terkuat, sementara figur lain belum mencuat untuk bersaing merebut kursi Ketua DPW PKB Sulsel periode berikutnya.

Comment