Prof Kamaruddin Hasan Nilai Keluarga Bupati Barru Teladan di Ruang Publik

“Ulama Kamaruddin Hasan menyampaikan tausiyah dan memuji keluarga Bupati Barru dalam acara buka puasa bersama di Rumah Jabatan.”

“Ulama Kamaruddin Hasan menyampaikan tausiyah dan memuji keluarga Bupati Barru dalam acara buka puasa bersama di Rumah Jabatan.”

BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Ulama dan akademisi, Kamaruddin Hasan, memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan dan keteladanan keluarga Bupati Barru dalam mendidik anak, saat menyampaikan tausiyah pada kegiatan buka puasa bersama Bupati Barru di Rumah Jabatan, Selasa (17/3/2026).

Di hadapan ribuan undangan, Prof. Kamaruddin secara khusus menyoroti kemampuan komunikasi anak-anak Bupati Barru yang dinilainya mencerminkan pendidikan keluarga yang kuat serta keteladanan orang tua.

BACA JUGA:
Andi Ina Motivasi Siswa Sekolah Rakyat Barru

Ulama Soroti Keteladanan Keluarga Bupati Barru

“Saya sangat kagum dengan public speaking yang sangat luar biasa tadi. Masyaallah,” ujarnya.

Menurutnya, kualitas yang ditunjukkan anak-anak tersebut tidak terlepas dari peran orang tua dalam membentuk karakter dan memberikan teladan. Ia menilai Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, bersama suaminya Muhammad Yulianto Badwi, berhasil menyeimbangkan peran sebagai pemimpin publik sekaligus orang tua.

“Saya yakin Puang Ina dan Puang Anto tidak bisa melahirkan anak sehebat ini kalau tidak punya tirakat. Pasti ada amalan-amalan khusus yang dilakukan oleh orang tuanya,” ungkapnya.

BACA JUGA:
Satu Tahun Andi Ina–Abustan, Barru Catat 13 Capaian

Dalam pandangannya, tidak banyak figur publik yang mampu menjaga keseimbangan antara popularitas di ruang publik dengan keharmonisan dalam keluarga. Namun, keluarga Bupati Barru dinilai mampu menunjukkan hal tersebut secara nyata.

“Tidak banyak orang hari ini yang populer di luar rumahnya, tetapi tidak populer di dalam rumahnya. Namun hari ini kita melihat bahwa beliau populer di luar dan juga di dalam rumahnya,” katanya.

Selain memberikan apresiasi, Prof. Kamaruddin juga menyampaikan motivasi kepada anak-anak Bupati Barru yang dinilainya memiliki potensi besar sebagai generasi penerus.

“Dua wijanna Puang Ina dan Puang Anto matuju maneng. Satu menjadi doktor, satu menjadi polisi. Itu doa kita,” ujarnya.

BACA JUGA:
Andi Ina Paparkan Sistem Pemilu dalam Forum HMI Cabang Makassar

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam menentukan masa depan anak. Menurutnya, keberhasilan seorang anak sangat dipengaruhi oleh doa, amalan, dan pengorbanan orang tua.

“Amalan seorang ayah dan ibu sangat menentukan keberhasilan seorang anak. Tirakatnya orang tua sangat menentukan kesuksesan anak,” tegasnya.

Dalam tausiyah tersebut, ia turut mengingatkan pentingnya memuliakan ibu sebagai sumber keberkahan dalam kehidupan.

“Sesungguhnya doa yang paling mustajab adalah ketika kita melihat ibu kita tersenyum,” tuturnya.

Menutup ceramahnya, Prof. Kamaruddin mengajak masyarakat untuk menjalankan ibadah Ramadan dengan penuh keimanan serta memperbanyak amalan seperti selawat dan istigfar.

Ia juga menegaskan bahwa puasa memiliki keistimewaan tersendiri di sisi Allah SWT.

“Puasa adalah amalan yang tidak bisa dipindahkan kepada orang lain. Allah sendiri yang akan memberikan balasannya,” jelasnya.

Melalui momentum buka puasa bersama Bupati Barru, tausiyah ini tidak hanya menjadi penguatan spiritual, tetapi juga refleksi tentang pentingnya peran keluarga dalam membentuk generasi yang berkarakter serta berkontribusi bagi masyarakat.

Comment