PANGKEP, LENSAMERDEKA.COM – Sebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan kendaraan dinas TNI terjadi di Jalan Poros Trans Sulawesi, Kabupaten Pangkep, Kamis sore, 27 November 2025. Insiden sekitar pukul 17.30 Wita ini mengakibatkan satu prajurit mengalami patah betis kanan serta kerusakan kendaraan dengan estimasi kerugian jutaan rupiah.
Truk TNI Tabrak Kontainer yang Berhenti di Lampu Merah
Peristiwa bermula saat truk TNI bernomor registrasi 10396-01 yang dikemudikan Pratu Faidir melaju dari arah utara ke selatan. Di depannya, truk kontainer DD 8966 EG yang dikemudikan Ardie Karim sedang berhenti di lajur kanan akibat lampu lalu lintas menyala merah.
BACA JUGA :
Operasi Intelijen TNI: 40 Tersangka Sindikat Penipuan Online ‘Pasobis’ Terungkap
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pangkep, Ipda Habib Harahap, menjelaskan dugaan awal penyebab kecelakaan.
“Dugaan sementara, pengemudi truk TNI menghindari seorang pengendara motor di sebelah kiri sehingga membanting setir ke kanan dan menabrak sisi kanan kontainer yang sedang berhenti di lampu merah,” ujarnya, Jumat (28/11).
Benturan keras membuat bagian depan truk TNI ringsek, sementara sisi kanan truk kontainer mengalami kerusakan.
Angkut Empat Prajurit Usai Latihan di Barru
Menurut kepolisian, truk TNI tersebut mengangkut empat prajurit yang baru selesai mengikuti latihan di Kampung Polejiwa, Barru, dan tengah menuju Yon Arhanud 16 Maros.
BACA JUGA :
Arhanud 16 Kostrad Gelar Latihan Rudal di Barru
Pratu Faidir mengalami luka patah betis kanan.
“Korban pengemudi truk TNI mengalami patah betis kanan tertutup, sementara kerugian diperkirakan sekitar Rp 10 juta,” tegas Ipda Habib.
Jalan Poros Trans Sulawesi merupakan jalur padat kendaraan berat, terutama pada jam pulang kerja. Kepolisian mengimbau pengendara agar lebih waspada, terutama di sekitar persimpangan lampu merah yang sering menjadi titik rawan kecelakaan.
Comment