Bupati Barru Dorong OPD Tuntaskan Penilaian KLA

Bupati Barru Dorong OPD Tuntaskan Penilaian KLA

Bupati Barru Dorong OPD Tuntaskan Penilaian KLA

BARRU, LENSAMERDEKA.COM — Pemerintah Kabupaten Barru mempercepat langkah untuk memenuhi indikator penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) menjelang batas akhir evaluasi yang tersisa tiga hari.

Dorongan percepatan ini muncul dalam rapat Tim Gugus Tugas KLA yang dipimpin Bupati Barru, A. Ina Kartika Sari, di Rumah Jabatan Bupati, Senin (27/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta bergerak cepat menuntaskan kekurangan data dan indikator yang belum terpenuhi.

BACA JUGA:
Cerita Anak Bupati Barru Tentang Sosok Ibu di Rumah

Saat ini, posisi Barru berada di peringkat keenam dengan nilai 804,81. Capaian tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan agar mampu bersaing dan meraih hasil maksimal dalam penilaian tahun ini.

“Sisa waktu tiga hari ini harus benar-benar dimaksimalkan. Tidak ada lagi waktu untuk menunda. Semua OPD terkait harus bergerak cepat melengkapi data dukung dan memastikan indikator yang belum terpenuhi segera dituntaskan,” ujar Bupati dalam arahannya.

Penilaian KLA sendiri tidak hanya berkaitan dengan aspek administratif, tetapi juga mencerminkan sejauh mana komitmen pemerintah daerah dalam menjamin perlindungan serta pemenuhan hak anak. Karena itu, percepatan yang dilakukan tidak sekadar mengejar nilai, melainkan juga memperkuat kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan anak di daerah.

BACA JUGA:
Meriah, Ratusan Anak Ramaikan Puncak HAN 2025 Kabupaten Barru

Dalam rapat tersebut, turut dibahas strategi percepatan, penguatan koordinasi lintas sektor, hingga evaluasi capaian indikator. Langkah ini diharapkan mampu menutup kekurangan dalam waktu singkat tanpa mengabaikan kualitas pemenuhan standar.

Upaya ini menjadi krusial, mengingat predikat Kabupaten Layak Anak berimplikasi pada kualitas layanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan sosial bagi anak.

Dengan waktu yang semakin terbatas, sinergi antar-OPD menjadi kunci agar target yang ditetapkan tidak hanya tercapai, tetapi juga berkelanjutan dalam implementasinya ke depan.

Comment