RLPPD Barru Ungkap Capaian Pembangunan Tahun 2025

RINGKASAN LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN BARRU TAHUN 2025

RINGKASAN LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN BARRU TAHUN 2025

BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Pemerintah Kabupaten Barru mencatat sejumlah capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025. Hal tersebut tertuang dalam Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) Tahun 2025 yang memuat indikator makro pembangunan, pelayanan dasar, serta realisasi keuangan daerah.

Berdasarkan laporan tersebut, beberapa indikator makro menunjukkan tren positif, di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan, serta membaiknya tingkat pengangguran.

BACA JUGA:
Bupati Barru Hadiri Penandatanganan MoU Data Statistik

IPM Barru Meningkat Tahun 2025

IPM Kabupaten Barru pada tahun 2025 tercatat 75,41 poin, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 74,51 poin.

Peningkatan ini menunjukkan adanya perbaikan kualitas hidup masyarakat yang diukur dari aspek kesehatan, pendidikan, serta standar hidup layak.

Selain itu, angka kemiskinan juga mengalami penurunan dari 8,31 persen pada 2024 menjadi 8,00 persen pada 2025.

Penurunan tersebut dipengaruhi oleh berbagai program perlindungan sosial yang semakin tepat sasaran serta penguatan sektor ekonomi masyarakat, termasuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Barru juga mengalami penurunan cukup signifikan dari 6,42 persen menjadi 5,07 persen pada tahun 2025.

Kondisi ini menunjukkan meningkatnya penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor, terutama sektor konstruksi, perdagangan, serta industri pengolahan.

BACA JUGA:
Bupati Barru Instruksikan Percepatan Pencairan THR ASN Daerah

Pertumbuhan Ekonomi Barru Capai 5,16 Persen

Dari sisi perekonomian, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barru pada tahun 2025 tercatat 5,16 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada angka 4,92 persen.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh sektor pertanian, perdagangan, jasa, serta penguatan UMKM yang semakin adaptif terhadap perkembangan pasar.

Pendapatan per kapita masyarakat juga mengalami peningkatan dari sekitar Rp52,27 juta pada 2024 menjadi sekitar Rp56,39 juta pada 2025, yang mencerminkan meningkatnya nilai tambah ekonomi daerah.

Namun demikian, laporan tersebut juga mencatat adanya peningkatan rasio gini dari 0,340 menjadi 0,345, yang menunjukkan masih terdapat ketimpangan distribusi pendapatan di tengah masyarakat meskipun masih berada pada kategori sedang.

Realisasi Keuangan Daerah Catat Surplus

Di sektor keuangan daerah, realisasi pendapatan daerah Kabupaten Barru pada tahun 2025 mencapai Rp895,01 miliar, sementara realisasi belanja daerah sebesar Rp890,52 miliar.

Dengan demikian, anggaran daerah mencatat surplus sebesar Rp4,48 miliar.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Barru juga kembali memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun sebelumnya, yang menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah telah disajikan secara wajar sesuai standar akuntansi pemerintahan.

Secara keseluruhan, capaian tersebut menunjukkan tren pembangunan yang cukup positif.

Meski demikian, pemerintah daerah masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain pemerataan akses pendidikan, keterbatasan sumber daya di sektor kesehatan, serta peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik di berbagai wilayah Kabupaten Barru.

Comment