HMI Koorkom UNM Tegaskan Komitmen Melawan Segala Bentuk Pencederaan Demokrasi

HMI Koorkom UNM Tegaskan Komitmen Melawan Segala Bentuk Pencederaan Demokrasi

HMI Koorkom UNM Tegaskan Komitmen Melawan Segala Bentuk Pencederaan Demokrasi

MAKASSAR, LENSAMERDEKA.COM — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Koordinator Komisariat Universitas Negeri Makassar menegaskan komitmennya untuk melawan segala bentuk praktik pencederaan demokrasi yang terus menguat dan mengancam kedaulatan rakyat di Indonesia.

HMI menilai bahwa demokrasi hari ini menghadapi berbagai ancaman serius, mulai dari
pelemahan hak politik rakyat, penguatan kekuasaan elite, hingga kebijakan dan wacana yang
menjauhkan rakyat dari proses pengambilan keputusan publik. Kondisi tersebut dinilai
bertentangan dengan semangat reformasi dan nilai-nilai konstitusi.

Ketua HMI Koorkom UNM, Azmi Dzulfikar Laitupa, menyampaikan bahwa sikap HMI
merupakan panggilan moral mahasiswa untuk menjaga demokrasi tetap berada di tangan rakyat.

BACA JUGA:
HMI Koorkom UNM Gelar Aksi, Desak Penetapan Bencana Nasional di Sumatra

“Demokrasi tidak boleh dibiarkan dikhianati oleh kepentingan kekuasaan. HMI akan terus berdiri di garis depan untuk melawan setiap praktik yang mencederai kedaulatan rakyat,” tegas Azmi.

Sebagai organisasi kader, HMI Koorkom UNM menegaskan perannya sebagai kekuatan moral dan kontrol sosial, yang tidak hanya hadir dalam ruang diskusi, tetapi juga melalui aksi nyata dalam mengawal kebijakan publik dan menyuarakan kepentingan rakyat.

BACA JUGA:
HMI Badko Sulsel Tuntut Hentikan Kekerasan, Gelar Tabur Bunga di Makassar

Sekretaris Umum HMI Koorkom UNM, Gymzar Gibran, menambahkan bahwa HMI akan terus
melakukan konsolidasi dan pendidikan politik bagi kader serta masyarakat guna memperkuat
kesadaran demokrasi.

“Perlawanan terhadap pencederaan demokrasi harus dilakukan secara konsisten, terorganisir, dan berkelanjutan. HMI siap mengawal demokrasi dari tingkat lokal hingga nasional,” ujarnya.

HMI Koorkom UNM menegaskan bahwa gerakan ini bukan ditujukan untuk kepentingan kelompok tertentu, melainkan sebagai upaya menjaga demokrasi yang berkeadilan, partisipatif, dan berpihak pada rakyat.

Comment