BANDUNG, LENSAMERDEKA.COM – Persib Bandung resmi memperkenalkan mantan bek Paris Saint-Germain (PSG), Layvin Kurzawa, sebagai rekrutan anyar untuk memperkuat skuad Maung Bandung pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026 serta kompetisi AFC Champions League Two.
Kehadiran pemain asal Prancis tersebut diharapkan menambah kedalaman dan kualitas lini pertahanan Persib di tengah jadwal kompetisi yang semakin padat, baik di level domestik maupun Asia. Manajemen menilai pengalaman Kurzawa di kompetisi elite Eropa menjadi nilai tambah signifikan bagi tim.
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyebut perekrutan Kurzawa merupakan rekomendasi langsung tim pelatih yang membutuhkan pemain berpengalaman dan fleksibel secara posisi.
BACA JUGA:
Kandang PSM Tak Lagi Angker, Poin Bocor di Gelora BJ Habibie
“Tim pelatih merekomendasikan perekrutannya untuk menambah kedalaman skuad di posisi yang biasa ditempatinya, yaitu bek kiri, sayap kiri, dan bek tengah,” ujar Adhitia di Bandung, Minggu.
Kurzawa Jawaban Kebutuhan Persib Hadapi Jadwal Padat
Menurut Adhitia, Persib saat ini memasuki fase krusial musim dengan agenda pertandingan yang padat, termasuk persaingan di level Asia. Situasi tersebut menuntut kehadiran pemain yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga memiliki pemahaman taktik dan adaptasi cepat terhadap sistem permainan.
“Kontrak diberikan hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan sesuai evaluasi performa dan kebutuhan tim,” ujar Adhitia.
BACA JUGA:
Kapolres Barru Buka Turnamen Perdana Demi Pembinaan Atlet Muda
Layvin Kurzawa lahir di Fréjus, Prancis, pada 4 September 1992. Ia dikenal sebagai pemain multi-posisi yang mampu beroperasi sebagai bek kiri, sayap kiri, maupun bek tengah. Fleksibilitas tersebut memberi banyak opsi bagi pelatih Persib dalam meracik strategi, khususnya saat rotasi pemain diperlukan.
Dari sisi teknis, Kurzawa memiliki kemampuan distribusi bola yang baik, keberanian membantu serangan dari sisi sayap, serta ketenangan dalam membangun serangan dari lini belakang. Karakter tersebut dinilai sejalan dengan filosofi permainan Persib yang mengandalkan transisi cepat dan penguasaan bola.
Rekam jejak Kurzawa di sepak bola Eropa juga menjadi pertimbangan utama manajemen. Ia pernah memperkuat klub-klub besar seperti AS Monaco dan Paris Saint-Germain, sebelum melanjutkan karier di Fulham (Inggris) serta Boavista (Portugal). Selain itu, Kurzawa tercatat pernah membela tim nasional Prancis pada periode 2014–2019.
BACA JUGA:
Persebaya Wajib Waspada, PSM Sedang Dalam Performa Menggila
Pengalaman tampil di kompetisi papan atas Eropa dan level internasional diharapkan dapat membawa pengaruh positif, baik dari segi kualitas permainan maupun mental bertanding di ruang ganti Persib.
Adhitia menambahkan, kehadiran Kurzawa juga diproyeksikan untuk memperkuat Persib menghadapi babak 16 besar AFC Champions League Two. Pada fase ini, Persib membutuhkan skuad yang dalam serta pemain dengan jam terbang tinggi untuk menghadapi tekanan pertandingan internasional.
“Seluruh proses perekrutan telah melalui evaluasi menyeluruh, termasuk kondisi fisik dan kebutuhan tim. Kami berharap pemain bersangkutan dapat berkontribusi sesuai ekspektasi klub, baik di Super League maupun di AFC Champions League Two,” katanya.
Dengan bergabungnya Layvin Kurzawa, Persib berharap dapat menjaga konsistensi performa hingga akhir musim serta bersaing di level Asia dengan lebih kompetitif.
Comment