BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Pemerintah Kabupaten Barru bersiap menghadirkan wajah baru wisata keluarga melalui rencana pembangunan Joyland Wahana Keluarga, wahana air portable pertama di Indonesia Timur yang akan ditempatkan di kawasan pusat Kota Barru. Kehadiran wahana tersebut diproyeksikan menjadi magnet wisata baru sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Rencana itu mengemuka saat Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menerima kunjungan Cofounder Joyland Wahana Keluarga, Nur Ehsan, bersama GM Joyland Wahana Keluarga, Hendra Nick Arthur, di ruang kerja Bupati Barru, Jumat (22/5/2026).
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh diskusi terkait konsep pengembangan wisata keluarga modern berbasis ruang publik di Kabupaten Barru. Pemerintah daerah menilai konsep wahana air portable tersebut memiliki potensi besar untuk menarik minat masyarakat, khususnya wisatawan lokal yang melintas di jalur strategis Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Usung Semangat “Singgah di Barru”
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong Barru agar tidak hanya dikenal sebagai daerah lintasan, tetapi juga menjadi daerah tujuan wisata keluarga.
“Kami ingin Barru bukan hanya menjadi daerah lintasan, tetapi menjadi daerah tujuan singgah wisata keluarga. Karena itu kami mengusung semangat ‘Singgah di Barru’,” ujar Andi Ina.
Menurutnya, posisi geografis Kabupaten Barru sangat strategis karena menjadi jalur penghubung sejumlah daerah seperti Soppeng, Sidrap, Pinrang hingga Sulawesi Barat. Potensi itu dinilai harus dimanfaatkan untuk menghadirkan destinasi yang mampu membuat masyarakat tertarik singgah di Barru.
“Barru ini merupakan jalur lintasan dari berbagai daerah mulai dari Soppeng, Sidrap, Pinrang bahkan dari Sulawesi Barat. Ini potensi besar yang harus dimanfaatkan agar masyarakat yang melintas tidak hanya lewat, tetapi juga singgah menikmati destinasi wisata di Barru,” katanya.
Bupati Barru menilai kehadiran Joyland di kawasan alun-alun pusat kota dapat menjadi pusat hiburan baru yang ramah keluarga sekaligus memberi efek ekonomi terhadap masyarakat sekitar.
Selain menjadi ruang rekreasi, wahana tersebut diyakini mampu menggerakkan sektor UMKM, kuliner, hingga jasa pendukung wisata lainnya.
“Kehadiran atraksi wahana air portable pertama di Indonesia Timur ini di pusat kota Barru bisa mendorong peningkatan PAD melalui sektor pariwisata dan kunjungan wisatawan lokal,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Barru juga melihat peluang konektivitas wisata antara kawasan pusat kota dengan destinasi unggulan lain seperti Pantai Dutungan dan Lappa Laona.
Menurut Andi Ina, wisatawan yang datang menikmati wahana di pusat kota nantinya dapat melanjutkan perjalanan ke sejumlah objek wisata alam yang selama ini menjadi andalan Kabupaten Barru.
Ia juga menyoroti keberadaan jalur kereta api Trans Sulawesi yang belakangan ramai dimanfaatkan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah saat musim liburan. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang tambahan untuk mendukung pertumbuhan wisata keluarga di Barru.
“Jalur kereta api yang selama ini ramai digunakan anak-anak sekolah di musim liburan tentu bisa menjadi daya tarik tambahan dengan hadirnya Joyland Wahana Keluarga di pusat kota Barru,” tambahnya.
Sementara itu, GM Joyland Wahana Keluarga, Hendra Nick Arthur, menyampaikan kesiapan pihaknya mendukung pengembangan wisata keluarga modern di Barru melalui konsep wahana air portable yang fleksibel dan ramah ruang publik.
“Joyland hadir bukan sekadar tempat bermain, tetapi menjadi ruang publik yang hidup dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar Hendra didampingi Cofounder Joyland Nur Ehsan.
Rencana kehadiran Joyland di Barru kini mulai mendapat perhatian positif karena dinilai mampu menghadirkan alternatif wisata baru di jalur strategis Sulawesi Selatan.
Turut hadir mendampingi Bupati Barru dalam pertemuan tersebut Kepala Disparekrafpora, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala DPMSTSP, Kepala Bapenda, Kabag Protokol Setda Barru, perwakilan Dinas Perhubungan melalui Kabid Sarana dan Prasarana, serta Kasubid Pendaftaran dan Pendataan Bapenda.

Comment