Bedah Buku Diskresi Inovasi Pemerintah Daerah Hadirkan Wabup Barru

Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang menjadi narasumber bedah buku di Politeknik STIA LAN Makassar.

Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang menjadi narasumber bedah buku di Politeknik STIA LAN Makassar.

MAKASSAR, LENSAMERDEKA.COM Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si. menjadi narasumber dalam kegiatan bedah buku berjudul “Diskresi Inovasi Pemerintah Daerah” karya Dr. Deasy Maulina, SH., MH. Acara ini digelar di Aula Kampus Politeknik STIA LAN Makassar, Rabu (3/12).

Dalam kesempatan tersebut, Abustan menyampaikan apresiasi atas lahirnya buku yang membahas diskresi dan inovasi dalam tata kelola pemerintahan daerah. Ia menilai proses menulis dan menerbitkan buku merupakan kerja intelektual yang membutuhkan keseriusan serta data yang akurat.

Abustan Tekankan Pentingnya Inovasi di Pemerintahan

“Semoga buku ini bisa menjadi bahan bacaan untuk semua kalangan dan bisa mendongkrak pembaca. Kami berharap buku yang terbit berbasis data yang cukup agar pembaca memiliki gambaran seperti apa inovasi dalam sebuah pemerintahan,” ujarnya.

Abustan menegaskan bahwa setiap daerah harus memiliki strategi dan inovasi, dan proses inovasi tidak hanya bertumpu pada pimpinan, tetapi juga harus melibatkan seluruh staf.

BACA JUGA :
Barru Luncurkan Inovasi PELITA, Targetkan Zero Perkawinan Anak

“Ini bisa terlaksana jika pemimpin memberikan prinsip good governance, dan tidak lagi memakai gaya mayoritas saja namun semua harus dilibatkan. Inovasi harus dimulai dari hulu ke hilir,” tegasnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Barru telah mendorong terciptanya ruang inovasi yang luas bagi seluruh staf agar mereka aktif berkreasi dan tidak hanya bekerja secara pasif.

BACA JUGA :
ASN Barru Ditantang Berinovasi, Bupati Launching KIPP 2025

“Kami di Kabupaten Barru memberikan ruang kepada semua staf untuk berinovasi karena kalau tidak diberikan maka hanya akan tinggal diam saja. Saya bersama Ibu Bupati menginginkan pemerintahan yang penuh dengan inovasi,” jelasnya.

Reward Penting, Tidak Selalu Berbentuk Finansial

Lebih lanjut, Abustan menyebut bahwa inovasi yang tercipta perlu diapresiasi. Namun bentuk apresiasi tidak selalu harus finansial; penghargaan juga bisa berupa peluang peningkatan karier bagi aparatur yang memiliki kualitas terbaik.

BACA JUGA :
ITBA Al Gazali Resmikan Laboratorium Baru, Bupati Harap Jadi Pusat Inovasi

“Inovasi tidak mutlak pakai uang, tapi berangkat dari gagasan, ide, keberanian memulai, dan ilmu pengetahuan. Siapa yang memiliki pemahaman dan ilmu yang kuat maka orang itu bisa melihat masa depan. Jadi mari kita belajar, belajar, dan belajar,” tutupnya.

Comment