MAKASSAR, LENSAMERDEKA.COM – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menegaskan komitmennya membangun birokrasi profesional dan berdaya saing melalui penerapan Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barru.
Komitmen tersebut disampaikan saat mengikuti Ekspose Penerapan Manajemen Talenta ASN Pemerintah Kabupaten Barru di hadapan jajaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia di Makassar, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan itu dihadiri Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Dr. Herman, M.Si., Deputi Bidang Penyelenggaraan Layanan Manajemen ASN Dr. Rahman Hadi, M.Si., Sekretaris Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Diah Kusuma Ismuwardani, S.Psi., M.Si., Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN Dr. Syamsul Hidayat, S.S., M.PSDM., Kepala BKD Provinsi Sulawesi Selatan, serta tim manajemen talenta Kanreg IV BKN Makassar.
Dalam pemaparannya, Andi Ina menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta ASN bukan sekadar memenuhi regulasi, melainkan langkah strategis untuk memastikan birokrasi daerah diisi aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, dan kinerja terbaik.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap jabatan di Pemerintah Kabupaten Barru ditempati oleh ASN yang tepat, profesional, dan mampu bekerja untuk kepentingan masyarakat. Manajemen talenta harus menjadi budaya kerja birokrasi, bukan hanya dokumen administratif,” tegasnya.
BACA JUGA:
Digitalisasi QRIS Barru Digenjot, ASN Wajib Transaksi Non Tunai

Pemkab Barru Perkuat Sistem Merit ASN
Menurut Bupati, tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks menuntut hadirnya ASN yang adaptif, inovatif, responsif, dan mampu bekerja secara kolaboratif berbasis kinerja.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Barru terus memperkuat sistem merit ASN melalui pemetaan talenta, pengembangan kompetensi, penyusunan talent pool, hingga strategi retensi talenta secara berkelanjutan.
“Birokrasi harus mampu bergerak cepat mengikuti perubahan dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Andi Ina juga menegaskan bahwa penguatan manajemen talenta menjadi bagian penting dalam mendukung visi pembangunan Kabupaten Barru 2025–2030, yakni “Barru Berkeadilan, Maju Berkelanjutan, dan Sejahtera Lebih Cepat.”
BACA JUGA:
ASN Barru Diminta Tidak Anggap WFH Sebagai Libur
ASN Barru Didominasi Tenaga Pendidikan dan Kesehatan
Dalam pemaparannya, Bupati menyebut jumlah ASN Pemerintah Kabupaten Barru saat ini mencapai 3.990 orang yang terdiri dari 3.162 PNS dan 828 PPPK.
Mayoritas ASN tersebut berada pada jabatan fungsional, terutama tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan yang menjadi tulang punggung pelayanan publik daerah.
Sebagai bentuk keseriusan dalam penerapan sistem merit, Pemerintah Kabupaten Barru telah menetapkan Peraturan Bupati Barru Nomor 52 Tahun 2022 tentang Manajemen Talenta ASN.
Selain itu, Pemkab Barru juga membentuk Tim Kerja Pengelola Manajemen Talenta ASN dan Komite Talenta ASN Tahun 2026.
Bupati menjelaskan, pemetaan talenta ASN juga telah dilakukan bekerja sama dengan BKD Provinsi Jawa Barat dan Kantor Regional IV BKN Makassar sebagai dasar pengembangan karier ASN yang lebih objektif dan terukur.
“Melalui penguatan sistem merit dan manajemen talenta tersebut, Pemerintah Kabupaten Barru optimistis mampu menciptakan birokrasi yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan pembangunan daerah di masa depan,” ujarnya.
Turut mendampingi Bupati Barru dalam kegiatan tersebut antara lain Plh Sekda Barru, Asisten Administrasi Umum Setda, Inspektur, Kepala BKPSDM, Kabag Organisasi Setda, Kabid Mutasi BKPSDM, serta tim manajemen talenta Kabupaten Barru.

Comment