BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Barru menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah. Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., mengajak masyarakat menjadikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah sebagai landasan untuk membantu sesama.
Ajakan tersebut disampaikan Andi Ina saat menghadiri Peringatan Maulid Akbar dan Sosialisasi Zakat di Masjid Agung Nurul Iman, Kelurahan Sumpang Binangae, Rabu (30/9/2026). Kegiatan yang digelar melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Barru itu mengangkat tema tentang kepedulian sosial Rasulullah melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah menuju Barru yang berkeadilan, maju, berkelanjutan, dan sejahtera lebih cepat.
Dalam sambutannya, Andi Ina mengingatkan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih dari itu, peringatan tersebut perlu menjadi ruang untuk merefleksikan dan menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keteladanan Nabi harus tercermin melalui kepedulian terhadap sesama, terutama dengan menghadirkan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
“Di tengah efisiensi anggaran saat ini, keberadaan zakat yang dikelola BAZNAS sangat membantu pemerintah dalam meringankan beban masyarakat dan memberikan manfaat yang luas. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menunaikan zakat,” tegas Bupati Andi Ina.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Barru atas peran aktifnya dalam menghimpun dan menyalurkan zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat dinilai penting untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus memperluas manfaat pembangunan.
Bupati turut mengharapkan partisipasi masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan Barru tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk melalui penguatan nilai-nilai sosial dan keagamaan.
Hikmah Maulid Tekankan Keteladanan Rasulullah dan Kepedulian Sosial
Hikmah Maulid disampaikan Anregurutta Prof. Dr. H. M. Faried Wadjedy, Lc., M.A. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Ia menekankan bahwa keteladanan tersebut harus tercermin dalam sikap dan perilaku umat Islam di tengah kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, setiap individu diharapkan mampu menghadirkan rahmat dan manfaat bagi orang-orang di sekitarnya.
AG Prof. Faried juga mengingatkan pentingnya zakat sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus sarana menyucikan harta. Menurutnya, pengelolaan zakat yang baik dapat menjadi instrumen untuk memperkuat solidaritas dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Rangkaian kegiatan Maulid Akbar tersebut juga diisi dengan pengundian hadiah umrah bagi guru mengaji dan pekerja keagamaan di Kabupaten Barru. Pemberian hadiah ini menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Barru terhadap dedikasi mereka dalam mendukung kehidupan keagamaan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., Ketua Tim Penggerak PKK Barru yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ketua DPRD Barru atau yang mewakili, perwakilan Kejaksaan Negeri Barru, Kapolres Barru, perwakilan Dandim, serta Ketua BAZNAS Barru beserta jajaran komisioner.
Hadir pula para kepala OPD, asisten, Kepala Kantor Kementerian Agama Barru, Kepala Seksi Haji dan Umrah, para Kepala KUA se-Kabupaten Barru, camat, kepala desa, lurah, serta tokoh masyarakat setempat.
Melalui peringatan Maulid ini, gerakan zakat, infak, dan sedekah diharapkan semakin tumbuh sebagai bagian dari kehidupan masyarakat. Nilai kepedulian sosial yang diajarkan Rasulullah pun diharapkan dapat diwujudkan dalam tindakan nyata untuk membantu sesama.

Comment