BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Semangat dan kebanggaan menyelimuti prosesi Pelantikan dan Pelepasan Bintara Pelayaran Niaga Lulusan SMK Pelayaran Lintas Nusantara (SMK PLN) Barru Angkatan IX Tahun 2026 yang digelar, Kamis (25/6/2026). Mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, hadir langsung memberikan motivasi kepada para taruna dan taruni yang resmi menuntaskan pendidikan dan bersiap memasuki dunia kerja di sektor pelayaran dan kemaritiman.
Suasana penuh semangat terasa sejak awal acara. Saat membuka sambutannya, Abustan menyapa para taruna dan taruni dengan salam khas dunia maritim, “Salam Pelaut, Jaya!”, yang disambut serempak dan meriah oleh seluruh peserta. Riuh tepuk tangan memenuhi ruangan, menggambarkan optimisme para lulusan yang siap mengarungi babak baru kehidupan mereka.
Wabup: Taruna Barru Harus Siap Bersaing di Dunia Maritim
Dalam sambutannya, Wakil Bupati memberikan apresiasi kepada SMK Pelayaran Lintas Nusantara Barru yang dinilai terus menunjukkan perkembangan positif meski usianya relatif muda. Menurutnya, sekolah tersebut telah berhasil melahirkan banyak alumni yang mampu bersaing dan berkiprah di berbagai sektor kemaritiman.
“Sekolah ini luar biasa. Dalam usia yang relatif muda sudah mampu melahirkan banyak alumni yang telah berkiprah di berbagai bidang. Ini menunjukkan komitmen sekolah dalam menyiapkan sumber daya manusia maritim yang berkualitas,” ujarnya.
Abustan juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh guru dan tenaga pendidik yang telah membimbing para taruna hingga berhasil menyelesaikan pendidikan. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para orang tua yang selama ini menjadi sumber dukungan dan motivasi bagi putra-putri mereka.
“Keberhasilan anak-anak kita hari ini tentu tidak terlepas dari kerja keras para guru dan dukungan penuh orang tua. Karena itu, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mengantarkan mereka hingga berada pada tahap ini,” katanya.
Menurutnya, pendidikan pelayaran memiliki karakter yang berbeda dibandingkan pendidikan umum karena menuntut disiplin tinggi, ketangguhan mental, kemampuan bekerja sama, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja yang kompetitif.
Karena itu, ia mengingatkan para lulusan agar selalu menjaga integritas, profesionalisme, dan nama baik almamater maupun daerah di mana pun mereka bertugas.
“Kalian hari ini meninggalkan status sebagai siswa dan bersiap memasuki fase baru kehidupan. Jagalah nama baik keluarga, sekolah, dan daerah. Teruslah belajar, bekerja keras, dan tunjukkan bahwa taruna-taruni Barru mampu bersaing di mana pun berada,” pesan Abustan.
Ia menambahkan, Kabupaten Barru sebagai daerah pesisir memiliki potensi besar di sektor kemaritiman. Kehadiran lulusan SMK pelayaran yang kompeten diharapkan mampu memperkuat pembangunan sektor tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang maritim.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh taruna dan taruni yang telah menyelesaikan pendidikan.
“Selamat atas penamatan dan pelepasan hari ini. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik dan memberikan kontribusi bagi bangsa, daerah, serta dunia kemaritiman Indonesia,” tutupnya.
Sebelumnya, Kepala SMK Pelayaran Lintas Nusantara Barru, Risal Trimawan, S.Pd., melaporkan bahwa tahun ini sekolah secara resmi melantik dan melepas 46 Taruna-Taruni Bintara Pelayaran Angkatan IX Tahun 2026. Sebanyak 31 lulusan mengikuti prosesi secara langsung, sementara 15 lainnya mengikuti secara daring karena telah bekerja dan terikat kontrak di atas kapal.
Ia menjelaskan bahwa sistem pendidikan di SMK PLN Barru selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta visi Pemerintah Kabupaten Barru “Sejahtera Lebih Cepat”, melalui penguatan pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan dunia industri.
“Saat ini, SMK PLN Barru menerima 105 siswa baru, termasuk 5 siswa asal Malaysia yang memperoleh beasiswa dari Pemerintah Indonesia,” jelasnya.
Lebih lanjut, Risal menerangkan bahwa pola pembelajaran di sekolah tersebut dirancang agar lulusan siap memasuki dunia kerja. Selama dua tahun pertama, taruna mendapatkan pendidikan teori dan praktik, sedangkan pada tahun ketiga mereka langsung memasuki dunia industri.
Selain kompetensi pelayaran, para taruna juga dibekali pendidikan karakter, kepemimpinan, keagamaan, serta kemampuan bekerja sama melalui berbagai kegiatan pembinaan, seperti Marching Band dan pembiasaan Salat Duha setiap hari.
Ia pun berpesan kepada seluruh lulusan agar menjadi pelaut yang tangguh, jujur, disiplin, rendah hati, serta selalu menjaga nama baik orang tua dan almamater.
Prosesi pelantikan dan pelepasan berlangsung dalam suasana haru dan penuh kebanggaan. Senyum para lulusan berpadu dengan rasa bangga para orang tua yang menyaksikan putra-putri mereka resmi menyelesaikan pendidikan dan bersiap melanjutkan studi maupun mengabdikan diri di dunia pelayaran nasional maupun internasional.
Turut hadir Ketua Yayasan SMK PLN Barru Abdul Munir, S.Pd.I., S.Ag., M.Ag., perwakilan Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, perwakilan Politeknik Pelayaran Barombong, jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, unsur KSOP Garongkong, Rektor ITBA Al Gazali Barru, pimpinan OPD, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Barru, unsur TNI AL, pemerintah kecamatan dan kelurahan, para guru, orang tua, serta seluruh taruna dan taruni SMK Pelayaran Lintas Nusantara Barru.

Comment