BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Kabar duka datang dari dunia seni Sulawesi Selatan. Seniman Kota Parepare, Rusdi Bento, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Poros Makassar–Parepare, tepatnya di wilayah Mareto, Desa Lipukasi, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 11.30 Wita.
Peristiwa tragis itu melibatkan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi DP 3058 LF yang dikendarai Rusdi Bento dengan sebuah mobil tronton Hino bernomor polisi B 9251 TFA. Meski sempat mendapatkan penanganan medis di RS Lapatarai Barru, nyawa seniman yang dikenal luas di Kota Parepare itu tidak berhasil diselamatkan.
Korban Tabrak Tronton yang Berhenti di Badan Jalan
Kasat Lantas Polres Barru, AKP Saripuddin, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, sepeda motor yang dikendarai korban bergerak dari arah Makassar menuju Parepare.
Saat melintas di lokasi kejadian, korban menabrak bagian belakang sebelah kiri mobil tronton yang sedang berhenti di sisi kanan badan jalan karena mengalami kerusakan pada baut roda.
“Mobil tronton tersebut sedang parkir di badan jalan sebelah kanan akibat mengalami kerusakan (baut roda rusak). Sepeda motor yang datang dari arah Makassar kemudian menabrak bagian belakang sebelah kiri truk tersebut,” jelas AKP Saripuddin.
Benturan keras menyebabkan sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah. Korban mengalami luka berat dan segera dievakuasi ke RS Lapatarai Barru untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, setelah menjalani penanganan di rumah sakit, Rusdi Bento dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.
Kepergian Rusdi Bento meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi masyarakat dan komunitas seni di Kota Parepare. Almarhum dikenal sebagai musisi lokal yang memiliki karakter bermusik kuat dengan gaya yang kerap mengingatkan publik pada musisi legendaris Indonesia, Iwan Fals.
Dengan penampilan yang sederhana, suara khas, serta lirik-lirik yang banyak mengangkat kehidupan masyarakat, Rusdi Bento berhasil membangun kedekatan dengan para penikmat musiknya. Ia juga dikenal aktif menghibur masyarakat dalam berbagai kegiatan seni dan sosial di Parepare maupun daerah sekitarnya.
Kabar wafatnya Rusdi Bento dengan cepat menyebar melalui media sosial dan grup percakapan. Ucapan belasungkawa pun berdatangan dari berbagai kalangan, mulai dari sesama seniman, sahabat, hingga masyarakat yang pernah mengenal sosoknya.
Bagi banyak orang, Rusdi bukan hanya seorang musisi, tetapi juga pribadi yang rendah hati, mudah bergaul, dan tetap konsisten berkarya di tengah keterbatasan. Semangatnya dalam bermusik membuat namanya cukup dikenal di kalangan pecinta musik lokal.
Kepergian Rusdi Bento menjadi kehilangan besar bagi dunia seni dan musik Kota Parepare. Karya-karya serta dedikasinya di panggung seni akan tetap dikenang oleh keluarga, sahabat, dan masyarakat yang selama ini menikmati perjalanan musikalnya.

Comment