BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi perhatian jajaran kepolisian di Sulawesi Selatan. Polres Barru mengikuti Analisis dan Evaluasi (Anev) Mingguan Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) terkini jajaran Polda Sulsel secara daring, Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.40 WITA tersebut berlangsung di Aula Wira Bhakti Satria Polres Barru, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sumpang Binangae, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru.
Anev dipimpin Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., dan diikuti jajaran Polda Sulsel serta seluruh satuan wilayah. Dari Polres Barru, kegiatan dihadiri Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., Wakapolres Barru Kompol Hardjoko, S.H., M.H., Kabag SDM Kompol Supriyanto, serta para Kasat dan Kasi.
Wakapolda Tekankan Deteksi Dini dan Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Dalam arahannya, Wakapolda Sulsel menekankan pentingnya kemampuan jajaran dalam membaca perkembangan situasi sejak awal. Langkah deteksi dini dan pemantauan dinilai menjadi bagian penting agar potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Brigjen Pol. Gidion mengingatkan personel agar tidak hanya bergerak setelah suatu kejadian berlangsung. Setiap informasi yang berkembang di masyarakat, termasuk potensi aksi kelompok maupun individu yang dapat mengganggu kamtibmas, perlu dipantau dan dikoordinasikan secara berkelanjutan.
“Jangan sampai kita mengetahui perkembangan situasi setelah kejadian terjadi. Deteksi dini, pemantauan dan koordinasi harus dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Penekanan serupa disampaikan Dir Intelkam Polda Sulsel Kombes Pol. Hajat Mabrur Bujangga, S.H., S.I.K., M.M. Jajaran Intelkam diminta meningkatkan kegiatan deteksi dini, penggalangan dan koordinasi terhadap perkembangan kelompok maupun pihak-pihak yang berpotensi melakukan aksi.
Jajaran Intelkam juga diarahkan untuk mencermati berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk potensi keterlibatan kelompok anarko maupun kelompok lainnya yang dapat memicu gangguan kamtibmas.
Setiap informasi yang diperoleh personel di lapangan, sekecil apa pun, diminta segera dilaporkan secara berjenjang. Dengan demikian, langkah antisipasi dapat dilakukan secara cepat, tepat dan terukur.
Sementara itu, Karo Ops Polda Sulsel Kombes Pol. Djoko Purnomo, S.I.K., M.H., memberikan sejumlah penekanan di bidang operasional. Salah satunya terkait pentingnya akurasi, konsistensi dan ketepatan waktu dalam penginputan data.
Sinkronisasi data operasional antara aplikasi DORS dengan pelaporan manual juga menjadi perhatian. Data yang akurat dinilai penting untuk memastikan gambaran situasi dan pelaksanaan tugas di lapangan dapat terpantau dengan baik.
Dalam evaluasi tersebut, perkembangan rencana aksi unjuk rasa juga menjadi salah satu pembahasan. Tercatat sebanyak 79 rencana aksi, dengan 29 aksi terlaksana dan 50 lainnya dibatalkan.
Data tersebut menjadi perhatian jajaran kepolisian untuk terus memantau perkembangan isu serta potensi konflik yang mungkin muncul di masing-masing wilayah hukum.
Selain dinamika aksi masyarakat, jajaran juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kondisi cuaca dan lingkungan yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran perlu diantisipasi melalui pemantauan dan deteksi dini.
Pelayanan masyarakat melalui layanan Polisi 110 turut menjadi perhatian dalam evaluasi. Personel diminta memastikan setiap laporan masyarakat dapat diterima, direspons dan ditindaklanjuti secara cepat, tepat dan profesional.
Para Kapolres juga kembali diingatkan agar setiap kasus menonjol segera dilaporkan secara berjenjang. Pelaporan yang cepat diperlukan agar proses penanganan dan pengambilan keputusan dapat dilakukan sesuai perkembangan situasi di lapangan.
Mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut, Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap bersama jajaran menyimak arahan dan evaluasi yang disampaikan pimpinan Polda Sulsel.
Bagi Polres Barru, Anev Mingguan menjadi ruang untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi perkembangan situasi sekaligus memperkuat kesiapsiagaan seluruh fungsi kepolisian dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan.
Melalui evaluasi rutin tersebut, Polres Barru menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat deteksi dini, respons cepat, koordinasi lintas fungsi serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Barru tetap aman, kondusif dan terkendali.

Comment