SIDRAP, LENSAMERDEKA.COM – Kontingen PGRI Kabupaten Barru kembali menambah pundi-pundi medali emas pada ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran/Kreativitas (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan 2026. Kali ini, emas dipersembahkan tim futsal putra setelah menaklukkan Kabupaten Bone melalui drama adu penalti pada partai final yang berlangsung sengit di Lapangan Futsal Bambu Runcing Rappang, Minggu (5/7/26).
Sebelum melangkah ke partai puncak, Barru lebih dulu memastikan tiket final usai mengalahkan Kabupaten Soppeng dengan skor meyakinkan 2-0 pada babak semifinal.
Menang Dramatis Lewat Adu Penalti
Partai final yang mempertemukan Barru dan Bone berlangsung ketat sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim saling menekan dan menciptakan sejumlah peluang, namun hingga waktu normal berakhir, kedudukan tetap imbang sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Pada momen penentuan itu, mental para pemain Barru benar-benar diuji. Keberuntungan sekaligus penampilan gemilang kiper Barru, Alif, menjadi pembeda. Satu eksekutor Bone gagal mengeksekusi penalti setelah tendangannya melenceng dari sasaran, sementara satu tendangan lainnya berhasil ditepis dengan gemilang oleh Alif.
Sorak gembira pun pecah dari kubu Barru ketika tendangan terakhir memastikan kemenangan sekaligus mengantarkan tim futsal putra meraih medali emas.
Keberhasilan tersebut disambut penuh haru oleh para pemain, pelatih, ofisial, dan jajaran pengurus PGRI Kabupaten Barru yang sejak awal terus memberikan dukungan langsung di arena pertandingan.
Turut mendampingi tim hingga laga final yakni Ketua PGRI Kabupaten Barru H. Abdullah Tintjo, S.Pd., M.Pd., Sekretaris PGRI Haskar, S.Pd., M.Pd., Wakil Sekretaris Muslimin, S.H.I., M.Pd., Ketua Panitia Kontingen Drs. Ahmad Jamaluddin, M.M., serta Koordinator Olahraga A. N. Azhar, S.Or.
Di balik keberhasilan tersebut, peran Sekretaris PGRI Kabupaten Barru menjadi perhatian tersendiri. Ia setia mendampingi perjuangan tim futsal sejak babak penyisihan hingga partai final, memberikan motivasi dan dukungan moril kepada para pemain di setiap pertandingan.
Ketua PGRI Kabupaten Barru, H. Abdullah Tintjo, S.Pd., M.Pd., mengaku bangga atas perjuangan luar biasa yang ditunjukkan tim futsal hingga mampu mempersembahkan emas untuk Barru.
“Alhamdulillah, ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan kekompakan seluruh tim. Mereka bermain dengan penuh semangat hingga detik terakhir. Kami sangat mengapresiasi perjuangan pemain, pelatih, manajer, dan seluruh ofisial yang telah mengharumkan nama Kabupaten Barru,” ujarnya.
Sementara itu, Manajer Tim Futsal, Asikin, S.Pd., mengatakan kemenangan tersebut merupakan buah dari persiapan yang matang serta mental bertanding para pemain.
“Anak-anak bermain luar biasa. Mereka tetap tenang meski pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti. Kami percaya dengan kemampuan mereka, dan Alhamdulillah kepercayaan itu terbayar dengan medali emas,” katanya.
Pelatih tim futsal Barru, Taufik Hidayat, S.Pd., turut memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang mampu menjalankan strategi dengan baik.
“Kemenangan ini milik seluruh tim. Para pemain menunjukkan karakter pantang menyerah dan saling mendukung di lapangan. Terima kasih atas dukungan seluruh pengurus PGRI dan masyarakat Barru yang terus memberikan doa dan semangat kepada kami,” tuturnya.
Dengan tambahan emas dari cabang futsal putra, Kontingen PGRI Kabupaten Barru kini telah mengoleksi tiga medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu pada ajang Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026. Raihan tersebut semakin mengukuhkan Barru sebagai salah satu kontingen yang tampil kompetitif dan terus menjaga peluang menambah prestasi hingga berakhirnya seluruh rangkaian perlombaan.

Comment