BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Senyum haru tak mampu disembunyikan Nadima (67) saat berdiri di depan rumah barunya di Lingkungan Temmiring, Kelurahan Takkalasi, Kecamatan Balusu, Sabtu (27/6/2026). Perempuan lanjut usia itu akhirnya dapat menempati rumah yang lebih layak setelah menjadi penerima manfaat program bedah rumah yang digagas Polres Barru bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Barru.
Peresmian rumah tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., didampingi Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H. Program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 sekaligus wujud kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu di Kabupaten Barru.
Rumah semi permanen berukuran 4 x 7 meter yang kini berdiri kokoh itu menjadi harapan baru bagi Nadima dan keluarganya untuk menjalani kehidupan yang lebih nyaman dan aman.
Kolaborasi Kepedulian untuk Masyarakat
Dalam sambutannya, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Polres Barru dan Baznas Kabupaten Barru dalam menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran rumah layak huni bukan sekadar bantuan fisik berupa bangunan, tetapi juga menjadi simbol kepedulian dan semangat gotong royong yang harus terus dijaga.
“Semoga rumah ini menjadi rumah idaman bagi keluarga penerima dan dapat ditempati dengan nyaman, sehingga menghadirkan kehidupan yang lebih baik dan lebih sejahtera,” ujar Andi Ina.
Bupati juga memberikan penghargaan kepada Kapolres Barru beserta jajaran yang dinilainya telah menunjukkan kepedulian nyata melalui program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Barru beserta jajaran atas inisiasi yang luar biasa bersama Baznas. Kolaborasi ini membuktikan bahwa kepedulian dan gotong royong dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap menegaskan bahwa program bedah rumah Polres Barru merupakan implementasi nyata konsep Polri Presisi yang humanis.
Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir membantu warga yang membutuhkan melalui berbagai kegiatan sosial.
Program bedah rumah tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk pelayanan kemanusiaan yang mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang membutuhkan tempat tinggal layak huni.
Suasana peresmian semakin mengharukan ketika Nadima tidak mampu menahan rasa syukur yang dirasakannya. Dengan mata berkaca-kaca, ia memeluk Bupati Barru sebagai ungkapan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepadanya.
Momen itu membuat banyak tamu undangan yang hadir ikut terharu menyaksikan kebahagiaan penerima manfaat yang selama ini mendambakan tempat tinggal yang lebih layak.
“Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa memiliki rumah yang lebih layak. Terima kasih kepada Ibu Bupati, Bapak Kapolres, Baznas, dan semua yang telah membantu,” ucap Nadima dengan suara bergetar.
Program bedah rumah di Barru ini menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan lembaga sosial dapat menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Tidak hanya memberikan tempat tinggal yang layak, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi penerima manfaat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Peresmian rumah tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Barru H. Rudi Hartono mewakili Ketua DPRD Barru, Wakapolres Barru bersama jajaran, Ketua Bhayangkari Cabang Barru, Dandim 1405/Parepare yang diwakili Danramil Soppeng Riaja-Balusu, Kejaksaan Negeri Barru yang diwakili Kasubsi TUT Pidsus, Ketua Baznas Kabupaten Barru, Camat Balusu, Kapolsek Balusu, serta Plt Lurah Takkalasi.
Melalui program seperti ini, semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya dirasakan dalam bentuk peringatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Bagi Nadima, rumah baru tersebut bukan sekadar bangunan, melainkan simbol harapan dan kepedulian yang akan selalu dikenang sepanjang hidupnya.

Comment