BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Ribuan jemaah memadati Lapangan Pondok Pesantren Modern Kurir Langit, Jumat (18/9/2026) pagi, untuk mengikuti kegiatan Barru Bermunajat yang dirangkaikan dengan Salat Istisqa. Pemerintah dan masyarakat berkumpul dalam doa bersama, memohon rahmat Allah SWT agar hujan segera turun di tengah kondisi kemarau.
Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan ibadah. Para jemaah menundukkan kepala dan menengadahkan tangan, memanjatkan doa agar Allah SWT memberikan pertolongan, menjauhkan masyarakat dari musibah, serta melimpahkan keberkahan bagi Kabupaten Barru.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari hadir bersama suaminya, Ir. Muhammad Yulianto Badwi. Turut hadir Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang dan Ketua TP PKK Kabupaten Barru Andi Milawaty Abustan, bersama berbagai unsur masyarakat.
Imam sekaligus khatib dalam pelaksanaan Salat Istisqa tersebut adalah Prof. Dr. H. Muhammad Aydi Syam, S.HI., M.HI. Dalam khutbahnya, ia mengajak jemaah menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan untuk bertaubat, meninggalkan perbuatan maksiat, dan kembali menjalankan perintah Allah SWT.
Ia mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki kekurangan dan kesalahan. Karena itu, introspeksi dan perbaikan diri perlu dilakukan oleh semua kalangan, baik pemerintah, ulama, maupun masyarakat.
Menurutnya, Barru Bermunajat bukan sekadar ikhtiar memohon turunnya hujan, tetapi juga menjadi pengingat untuk memperkuat keimanan dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.
Melalui taubat dan ketaatan, ia mengajak masyarakat memohon pertolongan agar diberikan kemudahan dalam menghadapi berbagai kesulitan, dijauhkan dari musibah, dan memperoleh kebaikan bagi daerah.
Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Doa Bersama
Bupati Andi Ina menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Barru Bermunajat. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersatu dalam doa demi kebaikan Kabupaten Barru.
“Kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk bersama-sama berdoa dan bermunajat, dengan harapan menjadi kebaikan bagi daerah. Kami hadir sebagai pemerintah dan menyatu bersama masyarakat. Kegiatan ini untuk kemaslahatan kita bersama,” ujar Andi Ina.
Pelaksanaan Salat Istisqa menjadi bagian dari ikhtiar spiritual masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau. Di tengah harapan agar hujan segera turun, kegiatan ini juga menguatkan kebersamaan antara pemerintah dan warga dalam memohon keselamatan serta keberkahan bagi daerah.
Pagi itu, pemerintah dan masyarakat berdiri dalam saf yang sama, membawa harapan yang sama: agar rahmat Allah SWT membasahi bumi Barru dan keberkahan senantiasa menyertai seluruh masyarakatnya.

Comment