BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Komitmen Polres Barru dalam mendukung ketahanan pangan terus diwujudkan melalui pendampingan kepada kelompok tani. Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Lalabata, Aipda Tajuddin, yang mendampingi kegiatan pengambilan ubinan jagung di lahan binaan Polres Barru milik Kelompok Tani Mulaelo II, Dusun Bacu-Bacu, Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan ubinan jagung tersebut menjadi bagian dari upaya mengukur tingkat produktivitas tanaman sekaligus memperoleh gambaran hasil panen yang dapat dicapai pada lahan pertanian masyarakat. Pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas juga menjadi bentuk sinergi antara kepolisian dan petani dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Pengambilan ubinan dilakukan menggunakan metode pengambilan sampel panen pada petak tertentu. Dari hasil sampel tersebut, selanjutnya dihitung estimasi produksi jagung per hektare sehingga dapat diketahui tingkat produktivitas lahan yang dikelola Kelompok Tani Mulaelo II.
Evaluasi Produktivitas Hadapi Musim Kemarau
Saat dikonfirmasi, Aipda Tajuddin menjelaskan bahwa kegiatan ubinan tidak hanya bertujuan mengetahui hasil panen, tetapi juga menjadi bahan evaluasi dalam menentukan varietas jagung yang paling sesuai untuk musim tanam berikutnya.
Menurutnya, hasil pengukuran produktivitas akan menjadi acuan bagi petani dalam memilih benih yang mampu beradaptasi dengan kondisi cuaca, khususnya saat memasuki musim kemarau.
“Hasil pengukuran tersebut akan menjadi bahan perbandingan dalam menentukan varietas yang lebih sesuai untuk musim tanam berikutnya, khususnya dalam menghadapi musim kemarau,” ujar bintara yang bertugas di Polsek Tanete Rilau tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan petani memperoleh data yang lebih akurat mengenai potensi hasil panen sehingga dapat menyusun strategi budidaya yang lebih efektif dan efisien.
Pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas juga menjadi bagian dari dukungan Polres Barru terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pembinaan kepada kelompok tani di wilayah binaan.
Dengan adanya evaluasi berbasis hasil ubinan, petani diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memilih varietas jagung yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim, sehingga hasil panen pada musim tanam berikutnya dapat semakin optimal.

Comment