Konferprov PWI Sulsel 2026 Tetapkan Suwardi Thahir sebagai Ketua Secara Aklamasi

Suasana sidang Konferensi Provinsi PWI Sulawesi Selatan 2026 saat Suwardi Thahir ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua PWI Sulsel periode 2026–2031 bersama HM Dahlan Abubakar sebagai Ketua DKP PWI Sulsel.

Suasana sidang Konferensi Provinsi PWI Sulawesi Selatan 2026 saat Suwardi Thahir ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua PWI Sulsel periode 2026–2031 bersama HM Dahlan Abubakar sebagai Ketua DKP PWI Sulsel.

MAKASSAR, LENSAMERDEKA.COM – Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan Tahun 2026 mencatatkan sejarah tersendiri. Setelah melalui rangkaian persidangan yang berlangsung dinamis, forum tertinggi organisasi wartawan di tingkat provinsi itu akhirnya melahirkan kesepakatan bersama yang mengedepankan semangat persaudaraan dan persatuan.

Melalui mekanisme musyawarah yang difasilitasi panitia dan pimpinan sidang, peserta konferensi sepakat menetapkan Suwardi Thahir sebagai Ketua PWI Sulawesi Selatan periode 2026–2031 secara aklamasi. Pada saat yang sama, HM Dahlan Abubakar juga ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Sulawesi Selatan periode yang sama.

Keputusan tersebut lahir setelah para kandidat diberikan ruang untuk melakukan komunikasi dan musyawarah menjelang agenda pemungutan suara. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, para pihak akhirnya mencapai kesepahaman demi menjaga keutuhan organisasi dan menghindari perpecahan di tubuh PWI Sulsel.

Tepuk tangan peserta menggema di ruang sidang ketika pimpinan sidang mengetukkan palu sebagai tanda pengesahan hasil musyawarah. Momen itu menjadi penanda berakhirnya proses kontestasi sekaligus awal babak baru kepemimpinan PWI Sulawesi Selatan untuk lima tahun ke depan.

Semangat Persatuan Warnai Konferprov

Aklamasi yang tercapai dalam Konferprov PWI Sulsel 2026 dinilai mencerminkan keinginan kuat anggota untuk menjaga soliditas organisasi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dunia pers saat ini.

Sebelumnya, konferensi dinyatakan sah dan memenuhi kuorum setelah dihadiri 269 pemilik hak suara dari total 305 pemilik suara yang terdaftar. Kehadiran peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan menunjukkan tingginya antusiasme anggota dalam menentukan arah organisasi ke depan.

Seluruh tahapan persidangan berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan. Salah satu momentum penting dalam konferensi tersebut adalah penandatanganan pakta integritas oleh seluruh calon. Dokumen tersebut memuat komitmen untuk siap menang, siap kalah, menjaga kehormatan organisasi, serta mematuhi seluruh keputusan yang dihasilkan forum.

Semangat itu kemudian menjadi fondasi lahirnya kesepakatan bersama yang akhirnya mengantar Suwardi Thahir dan HM Dahlan Abubakar memimpin dua pilar penting dalam organisasi PWI Sulsel.

Terpilihnya kedua figur tersebut membawa harapan baru bagi insan pers di Sulawesi Selatan. Banyak peserta konferensi berharap kepengurusan mendatang mampu memperkuat konsolidasi internal organisasi, meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan, serta menjaga independensi dan marwah profesi di tengah perubahan lanskap media yang terus berkembang.

Selain itu, kepemimpinan baru juga diharapkan mampu menjadikan PWI sebagai rumah besar yang inklusif, nyaman, dan mampu merangkul seluruh anggota tanpa sekat.

Dengan berakhirnya Konferprov PWI Sulsel 2026 melalui jalur musyawarah dan aklamasi, para peserta optimistis organisasi wartawan tertua di Indonesia itu dapat melangkah lebih solid dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus menjawab kebutuhan dunia jurnalistik yang semakin dinamis.

Comment