BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Influencer Hunt Kapolri Cup 2026 menjadi peluang bagi para kreator digital di Kabupaten Barru untuk menunjukkan kreativitas sekaligus bersaing di tingkat nasional. Kesempatan tersebut disampaikan Kasi Humas Polres Barru, IPTU Sulpakar, S.E., saat mengajak influencer dan konten kreator lokal ikut ambil bagian dalam kompetisi yang digelar sebagai rangkaian E-Sports Kapolri Cup 2026.
Ajakan itu disampaikan dalam suasana hangat pada kegiatan ramah tamah bersama influencer dan konten kreator Barru yang dirangkaikan dengan penyerahan hadiah Lomba Konten Kreatif Polres Barru Tahun 2026, di Aula Polres Barru, Rabu (15/7/2026).
Menurut IPTU Sulpakar, perkembangan dunia digital membuka ruang yang luas bagi generasi muda untuk berkarya melalui konten-konten kreatif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai edukasi dan inspirasi bagi masyarakat. Karena itu, Influencer Hunt Kapolri Cup 2026 dinilai menjadi wadah yang tepat bagi para kreator untuk menampilkan kemampuan terbaiknya sekaligus berkontribusi membangun ruang digital yang positif.
Polres Barru Dorong Kreator Lokal Tampil di Tingkat Nasional
Dalam sambutannya, IPTU Sulpakar mengajak seluruh influencer dan konten kreator di Kabupaten Barru agar tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.
“Saya mengajak seluruh influencer dan konten kreator di Kabupaten Barru untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Tunjukkan kreativitas melalui karya yang inspiratif, edukatif, dan berkualitas. Mari kita buktikan bahwa kreator Barru mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus turut menyebarkan konten-konten positif yang membangun semangat sportivitas dan mendukung E-Sports Kapolri Cup 2026,” ujar IPTU Sulpakar.
Ia menjelaskan, kompetisi ini terbuka bagi influencer, komunitas E-Sports pelajar, maupun masyarakat umum yang memiliki minat di bidang pembuatan konten digital. Pendaftaran dapat dilakukan melalui situs resmi penyelenggara hingga 23 Juli 2026.
Dalam kompetisi tersebut, setiap peserta diwajibkan membuat satu video kreatif berdurasi maksimal dua menit. Konsep konten diberikan keleluasaan, mulai dari storytelling sinematik, challenge, vlog, reaction, edukasi, komedi, hingga berbagai ide kreatif lainnya.
Meski demikian, terdapat sejumlah unsur yang wajib dimuat dalam video, di antaranya memperkenalkan E-Sports Kapolri Cup 2026, mengajak masyarakat mendukung penyelenggaraan kompetisi, membangun antusiasme terhadap pertandingan, mengangkat semangat Dream To Become, menampilkan identitas resmi kegiatan, menyertakan ajakan atau call to action, serta tetap menjaga citra positif Polri.
Seluruh karya kemudian dipublikasikan melalui platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan/atau YouTube. Setelah dipublikasikan, peserta diminta mengirimkan tautan video kepada panitia untuk proses verifikasi administrasi dan substansi.
Penilaian akan dilakukan oleh lima orang dewan juri yang terdiri atas dua juri internal Polri dan tiga juri eksternal. Sementara itu, pengumuman para pemenang akan disampaikan melalui kanal resmi E-Sports Kapolri Cup 2026.
Panitia juga menetapkan sejumlah ketentuan yang harus dipatuhi peserta selama proses penilaian berlangsung. Akun media sosial peserta wajib dalam kondisi publik, menandai akun @esportkapolricup2026, menggunakan tagar #ESportsKapolriCup2026 dan #DreamToBecome, serta tidak menghapus ataupun mengubah unggahan menjadi privat hingga pengumuman pemenang.
Melalui ajang Influencer Hunt Kapolri Cup 2026, Polres Barru berharap semakin banyak kreator muda yang memanfaatkan media sosial sebagai ruang untuk menghasilkan karya-karya positif, kreatif, dan inspiratif. Selain menjadi sarana menyalurkan bakat, kompetisi ini juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem digital yang sehat serta mendukung perkembangan dunia E-Sports di Indonesia.

Comment