Sapi Limousine Lokal Barru Jadi Bantuan Kurban Presiden RI Tahun 2026

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Wakil Bupati menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto kepada masyarakat Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru.

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Wakil Bupati menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto kepada masyarakat Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru.

BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Dusun Mareppang, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Selasa sore (26/5/2026). Ratusan warga berkumpul menyambut penyerahan bantuan kemasyarakatan (Banmas) Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berupa sapi kurban untuk masyarakat Kabupaten Barru dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Bantuan sapi kurban Presiden itu diserahkan langsung Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari didampingi Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang. Kehadiran keduanya disambut hangat masyarakat yang sejak sore memadati lokasi penyerahan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Barru, Ketua PMI Barru, Inspektur Daerah, Kepala Dinas Dukcapil, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kasatpol PP Damkar, Plt Kepala Dinas Sosial, Camat Mallusetasi, Danramil Mallusetasi, Kapolsek Mallusetasi, hingga tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Andi Ina menyampaikan rasa syukur karena Desa Nepo menjadi salah satu lokasi penerima bantuan sapi kurban Presiden RI tahun ini. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian dan kepedulian Presiden terhadap masyarakat Kabupaten Barru.

“Hari ini tentu kita patut berbangga dan mensyukuri nikmat Allah SWT. Tidak semua daerah mendapatkan rezeki ini, tetapi alhamdulillah bantuan dari Bapak Presiden ditempatkan di Desa Nepo,” ujar Andi Ina disambut tepuk tangan warga.

BACA JUGA:
Bupati Barru Tinjau Karantina Hewan Garongkong Jelang Idul Adha

Sapi Limousine Lokal Barru Bernilai Rp88 Juta

Di tengah antusiasme masyarakat, Bupati Barru juga menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar hewan kurban, tetapi juga simbol perhatian pemerintah pusat terhadap daerah, khususnya sektor peternakan di Kabupaten Barru.

Ia menyebut sapi kurban Presiden yang disalurkan tahun ini merupakan sapi jenis limousine dengan nilai ekonomi tinggi. Menariknya, sapi tersebut merupakan hasil pengembangan peternakan lokal Barru.

“Ini sapi limousine, sapi yang memang bernilai tinggi. Alhamdulillah, sapi ini lahir dan dikembangkan di Kabupaten Barru, lalu disembelih juga di Kabupaten Barru,” katanya.

Bupati berharap daging kurban nantinya dapat dinikmati secara merata oleh masyarakat, khususnya warga Dusun Mareppang dan Dusun Pakka.

“Awalnya sapi ini direncanakan dibawa ke Pakka, tetapi karena keterbatasan transportasi akhirnya dipusatkan di sini. Mudah-mudahan setelah disembelih besok, dagingnya bisa dinikmati masyarakat di dua dusun,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Andi Ina juga mengajak masyarakat mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar selalu diberi kesehatan dan kekuatan dalam memimpin bangsa.

“Semoga beliau selalu diberi kesehatan dan kekuatan untuk menjalankan program-program yang membawa manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

BACA JUGA:
Swasembada Pangan, Barru Catat Produksi 139.484 Ton

Ia turut menyinggung sejumlah program nasional yang mulai dirasakan manfaatnya di daerah, seperti Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih. Menurutnya, Desa Nepo menjadi salah satu desa yang lebih awal menghadirkan koperasi tersebut.

“Mudah-mudahan Koperasi Merah Putih ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat Desa Nepo,” harapnya.

Selain itu, Bupati Barru juga meminta doa dan dukungan masyarakat agar dirinya bersama Wakil Bupati Barru tetap diberi kesehatan dan semangat dalam menjalankan pemerintahan.

“Kami ingin membawa Kabupaten Barru menjadi daerah yang lebih berkeadilan, maju berkelanjutan, dan lebih cepat sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Barru, Andi Muhammad Nur, menjelaskan bahwa sapi Banmas Presiden tersebut merupakan sapi lokal hasil pengembangan inseminasi buatan (IB) oleh petugas peternakan Kabupaten Barru.

Menurutnya, sapi jenis limousine itu lahir di Desa Kading, Kecamatan Tanete Riaja, dengan bobot mencapai sekitar 908,5 kilogram berdasarkan hasil penimbangan terakhir pada April 2026.

“Ini merupakan sapi lokal Barru hasil inseminasi buatan oleh petugas kami. Harganya disepakati sebesar Rp88 juta dan estimasi dagingnya mencapai sekitar 350 kilogram,” jelasnya.

BACA JUGA:
Bimtek PELSA Hadirkan Program Besar Demi Ketahanan Pangan Barru

Ia menambahkan, bantuan sapi Presiden menjadi sinyal positif bagi pengembangan sektor peternakan di Kabupaten Barru, termasuk pengembangan sapi eksotik seperti limousine, Brahman, Angus, dan Brangus.

Di sisi lain, Kepala Desa Nepo Muhammad Toaha mengaku bersyukur dan bangga karena Desa Nepo dipercaya menerima bantuan sapi kurban Presiden RI.

“Ini adalah rezeki besar bagi masyarakat Desa Nepo. Tidak semua desa mendapatkan bantuan sapi dari Bapak Presiden, dan alhamdulillah Desa Nepo dipercaya menerima bantuan tersebut,” ujarnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis sapi Banmas Tahun 2026, Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), serta pembagian goodie bag kepada penerima bantuan oleh Bupati Barru bersama Wakil Bupati, Sekda Barru, dan Kepala Dinas Peternakan.

Comment