BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Ada cerita tersendiri di balik penunjukan Ipda Sultan, S.H. sebagai Kapolsek Balusu, Kabupaten Barru. Ia bukan orang baru bagi wilayah tersebut. Jauh sebelum dipercaya memimpin Polsek Balusu, ia sudah lebih dulu mengenal karakter masyarakat dan bergaul dengan warga di kecamatan itu.
Kini, untuk pertama kalinya, Polsek Balusu dipimpin seorang putra daerah Kabupaten Barru.
Ipda Sultan lahir di Barru dan tumbuh besar di Batulappa, Desa Tompo, Kecamatan Barru. Wilayah tempat ia dibesarkan memang berada di Kecamatan Barru, namun secara geografis berbatasan langsung dengan Kecamatan Balusu.
Kedekatan itu membuat Sultan tidak hanya mengenal Balusu dari sisi tugas kepolisian. Sejak lama, ia banyak bergaul dan bercengkerama dengan masyarakat, termasuk kalangan pemuda di wilayah tersebut.
Karakter yang ramah dan mudah berbaur membuat kehadirannya relatif mudah diterima. Bagi sebagian masyarakat Balusu, sosok Sultan bukan wajah yang asing.
Penunjukan dirinya sebagai Kapolsek Balusu pun seolah mempertemukan kembali perjalanan karier dengan daerah yang sudah lama dikenalnya.
Pernah Bertugas di Balusu Sebelum Jadi Kapolsek
Perjalanan Ipda Sultan menuju kursi Kapolsek Balusu tidak berlangsung singkat. Ia lebih dulu melewati sejumlah penugasan di lingkungan kepolisian.
Sebelum menyandang pangkat perwira, Sultan pernah bertugas sebagai Kanit Reskrim Polsek Balusu. Dari posisi tersebut, ia kemudian mendapat penugasan sebagai KBO Narkoba Polres Barru.
Tahun 2024 menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan kariernya. Sultan berhasil lulus pendidikan perwira dan kemudian mendapat penugasan sebagai Kanit Reskrim Polres Luwu Utara.
Kariernya berlanjut ketika ia dipercaya menduduki jabatan Panit 1 Subnit 1 Ditres PPA Polda Sulsel.
Hingga akhirnya, penugasan membawanya kembali ke Kabupaten Barru. Kali ini bukan sekadar sebagai personel atau pejabat di tingkat unit, tetapi sebagai Kapolsek Balusu.
Kembalinya Sultan ke Balusu sekaligus menjadi babak baru dalam pengabdiannya sebagai anggota Polri.
Pengalaman bertugas di berbagai satuan dan wilayah menjadi bekal ketika ia kembali berhadapan dengan masyarakat yang sebagian sudah dikenalnya sejak lama.
Dekat dengan Pemuda dan Masyarakat
Di luar urusan kedinasan, Ipda Sultan dikenal sebagai sosok yang ramah dan mudah bergaul. Kedekatannya dengan masyarakat, khususnya kalangan pemuda, menjadi salah satu karakter yang melekat pada dirinya.
Baginya, hubungan antara polisi dan masyarakat tidak semata-mata dibangun ketika terjadi persoalan hukum atau gangguan keamanan. Komunikasi justru perlu dibangun jauh sebelum persoalan muncul.
Karena itu, pendekatan kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan tugasnya sebagai Kapolsek Balusu.
Kedekatan dengan pemuda juga menjadi modal tersendiri. Kelompok pemuda merupakan salah satu elemen penting dalam menjaga suasana keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Dengan komunikasi yang baik, persoalan di lapangan diharapkan dapat lebih cepat diketahui dan diselesaikan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Sebagai putra daerah, Sultan tentu memiliki ikatan emosional tersendiri dengan Kabupaten Barru. Namun, status tersebut sekaligus menjadi tanggung jawab agar kehadirannya sebagai Kapolsek tidak hanya dipandang sebagai kebanggaan, tetapi juga diwujudkan melalui kerja nyata.
Masyarakat Balusu kini menaruh harapan pada sosok yang sudah cukup lama mereka kenal.
Di tengah tuntutan tugas kepolisian yang semakin kompleks, Ipda Sultan menghadapi tantangan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mempertahankan komunikasi yang telah terbangun dengan warga.
Perjalanan dari Kanit Reskrim Polsek Balusu, KBO Narkoba Polres Barru, perwira lulusan 2024, Kanit Reskrim Polres Luwu Utara, hingga Panit 1 Subnit 1 Ditres PPA Polda Sulsel menjadi bagian dari perjalanan yang mengantarkannya kembali ke tanah kelahiran.
Kali ini, ia kembali bukan hanya sebagai putra daerah.
Ia kembali sebagai Kapolsek Balusu—memimpin wilayah yang sejak lama sudah menjadi bagian dari ruang pergaulannya dengan masyarakat.
Di Balusu, hadirnya Ipda Sultan juga menjadi catatan tersendiri: untuk pertama kalinya, seorang putra daerah Kabupaten Barru dipercaya memimpin kepolisian sektor di wilayah tersebut.
Dan bagi Sultan, jabatan itu menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa kedekatan dengan masyarakat dapat berjalan beriringan dengan profesionalisme dalam menjalankan amanah kepolisian.

Comment