BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Upaya membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba terus dilakukan jajaran Polres Barru. Salah satunya melalui sosialisasi bahaya narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) yang menyasar ratusan peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Barru, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut diikuti sebanyak 406 siswa baru, didampingi para guru serta Kepala SMAN 1 Barru. Sosialisasi menjadi bagian dari pembekalan awal bagi peserta didik agar memiliki pemahaman mengenai bahaya narkoba sejak memasuki dunia pendidikan menengah.
Bekali Siswa Sejak Hari Pertama Sekolah
Materi sosialisasi disampaikan langsung oleh KBO Satresnarkoba Polres Barru, IPDA Nirwan Bakri, S.H., bersama personel Satresnarkoba Polres Barru. Dalam penyampaiannya, para siswa diperkenalkan dengan berbagai jenis narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) beserta dampak buruk yang dapat ditimbulkan apabila disalahgunakan.
IPDA Nirwan menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba bukan hanya mengancam kesehatan fisik dan mental seseorang, tetapi juga dapat menghancurkan pendidikan, masa depan, hingga hubungan sosial dengan keluarga dan lingkungan.
Tak hanya memberikan pemahaman mengenai dampak kesehatan, para siswa juga diberikan gambaran mengenai konsekuensi hukum yang menanti setiap pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Menurutnya, pengetahuan mengenai aspek hukum menjadi bekal penting agar para pelajar mampu mengambil keputusan yang benar ketika menghadapi berbagai bentuk godaan di lingkungan pergaulan.
“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa. Jangan pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun, karena sekali terjerumus, dampaknya bisa merusak kesehatan, masa depan, bahkan berujung pada proses hukum,” ujar IPDA Nirwan.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para peserta MPLS tampak menyimak setiap materi yang disampaikan dengan penuh perhatian. Momen tersebut dimanfaatkan sebagai ruang edukasi agar para siswa memahami bahwa ancaman narkoba dapat menyasar siapa saja, termasuk kalangan pelajar.
Selain memberikan edukasi, Satresnarkoba Polres Barru juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Para siswa didorong membangun lingkungan pergaulan yang sehat, berani menolak segala bentuk ajakan menggunakan narkoba, serta tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.
Melalui sosialisasi bahaya NAPZA ini, Polres Barru berharap kesadaran para pelajar terhadap bahaya narkoba semakin meningkat. Edukasi sejak dini dinilai menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan tersebut sekaligus mempertegas komitmen Polres Barru untuk terus bersinergi dengan dunia pendidikan dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta memiliki ketahanan terhadap berbagai pengaruh negatif, termasuk ancaman penyalahgunaan narkoba.

Comment