Bupati Barru Tegaskan Penilaian Objektif di MTQ

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari membuka MTQ Ke-37 Kabupaten Barru di Alun-alun Colliq Pujie dengan pemukulan bedug bersama Forkopimda dan jajaran Kementerian Agama

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari membuka MTQ Ke-37 Kabupaten Barru di Alun-alun Colliq Pujie dengan pemukulan bedug bersama Forkopimda dan jajaran Kementerian Agama

BARRU, LENSAMERDEKA.COM – MTQ Ke-37 Kabupaten Barru resmi dibuka oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., di Taman Kota Alun-alun Colliq Pujie, Selasa malam (10/2/2026). Ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat kabupaten ini diikuti 114 peserta dari tujuh kecamatan dan akan berlangsung hingga 14 Februari 2026.

Pembukaan MTQ Ke-37 Kabupaten Barru ditandai dengan pemukulan bedug bersama Wakil Bupati, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barru, serta Camat Barru. Ribuan warga memadati area alun-alun yang menjadi pusat kegiatan.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi bagian dari upaya membangun karakter generasi Qur’ani yang unggul dan berakhlak.

BACA JUGA:
Raker Bunda PAUD Barru Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Penilaian Harus Objektif dan Profesional

Di hadapan dewan hakim, Bupati menyampaikan pesan tegas agar seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif tanpa intervensi pihak mana pun.

“MTQ ini harus melahirkan anak-anak Barru yang benar-benar unggul dalam bacaan dan hafalan Al-Qur’an. Tidak ada titipan dari siapa pun, semua harus dinilai dengan jujur dan apa adanya,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya integritas dalam pelaksanaan MTQ Ke-37 Kabupaten Barru, sehingga peserta terbaik benar-benar lahir dari kemampuan dan prestasi.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Wakil Bupati, Pj Sekda Barru, Kabag Kesra Setda Barru, jajaran Kementerian Agama, sponsor, serta para camat yang mendampingi kafilah masing-masing kecamatan.

Digelar di Ruang Terbuka, Dorong Aktivitas Warga

Pelaksanaan MTQ tahun ini dinilai istimewa karena digelar di ruang terbuka Alun-alun Colliq Pujie. Menurut Bupati, pemilihan lokasi tersebut menjadi simbol keterbukaan pemerintah kepada masyarakat.

Ia berharap alun-alun tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang publik produktif yang mampu mendorong pertumbuhan UMKM lokal serta aktivitas sosial masyarakat.

BACA JUGA:
Pembukaan MTQ ke-37 Barru Berlangsung Meriah di Alun-Alun Colliq Pujie

Sebagai daerah yang dikenal sebagai “Kota Santri”, Barru disebut memiliki tanggung jawab moral untuk terus meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an di kalangan generasi muda. Karena itu, MTQ diharapkan menjadi bagian dari penguatan identitas religius daerah.

Kepada para kafilah, Bupati bersama Wakil Bupati menyampaikan selamat bertanding serta berharap partisipasi mereka membawa manfaat dan keberkahan bagi daerah. Ia optimistis ajang ini mampu melahirkan peserta berprestasi hingga tingkat provinsi maupun nasional.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengungkapkan rasa syukur karena dapat kembali hadir dan membuka MTQ secara langsung setelah sebelumnya menjalani masa pemulihan kesehatan. Ia mengaku semangat masyarakat menjadi energi tersendiri untuk terus mengabdi.

“Semangat masyarakat dan para peserta menjadi energi bagi kami untuk terus bekerja membangun Barru,” ujarnya.

Pembukaan resmi ditandai dengan ucapan basmalah dan pemukulan bedug, disambut tepuk tangan meriah warga. Acara kemudian dirangkaikan dengan penyerahan piala bergilir dari juara umum Kecamatan Barru oleh Camat Barru Andi Mustafa Pieter, S.Sos., kepada Bupati, untuk selanjutnya diserahkan kepada Ketua LPTQ Kabupaten Barru sebagai panitia penyelenggara tahun 2026.

Pelaksanaan MTQ Ke-37 Kabupaten Barru dinilai sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang berkeadilan, maju berkelanjutan, dan sejahtera lebih cepat, dengan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai fondasi utama pembangunan karakter.

Comment