BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang memimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan (PAM) TPS Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Barru Tahun 2026 di halaman Mapolres Barru, Ahad (24/5/2026).
Apel tersebut digelar sebagai bentuk kesiapan aparat keamanan menjelang pelaksanaan Pilkades serentak di 12 desa yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Barru.
Suasana apel berlangsung tertib dengan diikuti personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan Satpol PP yang akan diterjunkan melakukan pengamanan selama tahapan Pilkades berlangsung, termasuk pengawalan distribusi logistik menuju desa dan TPS.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Barru menyampaikan salam hormat dari Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan netralitas aparat selama proses demokrasi tingkat desa tersebut berlangsung.
Menurut Abustan, dinamika Pilkades sering kali lebih kompleks dibanding pemilihan kepala daerah karena bersentuhan langsung dengan hubungan sosial masyarakat di tingkat bawah.
“Pemilihan kepala desa ini biasanya lebih runyam dari pemilihan bupati dan wakil bupati, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Yang diperlukan adalah kemampuan mengidentifikasi potensi-potensi masalah dan potensi pergesekan di lapangan,” ujar Abustan.
Pengamanan Logistik Jadi Prioritas
Abustan mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan aparat keamanan, terdapat beberapa desa yang masuk kategori rawan sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam pengamanan.
Karena itu, distribusi logistik Pilkades menjadi salah satu fokus utama pengamanan menjelang hari pemungutan suara.
“Nah, hari ini setelah dari sini kita akan mendistribusikan logistik pada 12 desa. Pengamanan distribusi logistik sampai di kantor desa dan TPS menjadi prioritas utama,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan agar seluruh personel pengamanan menjaga profesionalisme dan tidak terlibat dalam kepentingan tertentu selama Pilkades berlangsung.
“Tugas kita adalah pengamanan, tugas kita adalah wasit. Jadi jangan ada wasit yang turun lapangan. Semua harus betul-betul menjalankan tugasnya dengan baik,” tegasnya.
Untuk mendukung pengamanan Pilkades serentak tersebut, sebanyak 25 personel TNI, 175 personel Polri, dan 39 personel Satpol PP diterjunkan ke sejumlah desa yang melaksanakan Pilkades.
Selain aparat keamanan, Pemerintah Kabupaten Barru juga menurunkan seluruh pejabat tinggi pratama dan kepala OPD untuk melakukan pemantauan langsung di lapangan hingga proses pemungutan suara selesai dilaksanakan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa gangguan yang berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat.
Di akhir arahannya, Abustan berharap Pilkades serentak 2026 mampu melahirkan kepala desa terbaik yang dapat membawa kemajuan bagi desa masing-masing.
“Harapan kita, 12 desa ini melahirkan kepala desa terbaik yang mampu memajukan desa dan menyejahterakan masyarakatnya,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Barru, Dandim 1405/Parepare yang diwakili Danramil Barru, Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Kepala DMPDPPKB Barru, Kasatpol PP Damkar dan Penyelamatan Barru, para Pejabat Utama Polres Barru beserta jajaran, serta peserta apel lainnya.

Comment