Wabup Barru Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI

Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si. selaku Inspektur Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Barru

Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si. selaku Inspektur Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Barru

BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Ketika matahari mulai condong ke ufuk barat, Lapangan Sepak Bola Sumpang Binangae, Kecamatan Barru, kembali dipenuhi suasana khidmat. Senin sore (17/8/2026), Upacara Penurunan Duplikat Bendera Sang Merah Putih HUT ke-81 RI di Barru berlangsung tertib dan penuh penghormatan sebagai penutup rangkaian upacara peringatan kemerdekaan tingkat Kabupaten Barru.

Upacara mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” dan dipimpin Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si. selaku Inspektur Upacara. Sementara Lettu Inf. Agus Bakri bertindak sebagai Komandan Upacara.

Suasana semakin hening ketika Paskibraka Kabupaten Barru memasuki tahapan penurunan Sang Merah Putih. Setiap gerakan dilakukan dengan penuh ketelitian, mengakhiri tugas para pelajar yang sejak pagi telah menjalankan rangkaian tugas kenegaraan pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Lima Pelajar Menuntaskan Tugas Penurunan Sang Merah Putih

Dalam prosesi penurunan bendera, Natasya, siswi SMA Negeri 2 Barru, dipercaya mengemban tugas sebagai Pembawa Baki. Pelajar kelahiran PaliE, 5 Januari 2010, tersebut merupakan putri pasangan Hasanuddin dan Herawati. Ia bercita-cita menjadi seorang psikolog.

BACA JUGA :  Bupati Barru Hadiri Haul dan 40 Tahun Kepemimpinan DDI Mangkoso

Posisi Komandan Pleton 17 dipercayakan kepada Muhammad Yusuf A., siswa SMA Negeri 1 Barru kelahiran Barru, 2 Mei 2010. Putra pasangan Alamsyah Abdi dan Katrina itu memiliki cita-cita menjadi anggota TNI Angkatan Laut.

Sementara M. Aditya Saputra, siswa SMA Negeri 1 Barru kelahiran Barru, 21 Juli 2009, bertugas sebagai Pengibar Kanan. Putra pasangan Arizal dan Arina tersebut bercita-cita menjadi anggota TNI Angkatan Udara.

Sebagai Pengibar Tengah, tampil Ibnu Syahril Mubarak, siswa Madrasah Aliyah Putra DDI Mangkoso. Ia lahir di Parepare, 31 Agustus 2009, dan merupakan putra Muh. Ridwan, S.Ag., dan Juberiah, S.Pd. Ia bercita-cita menjadi dosen.

Adapun posisi Pengibar Kiri dipercayakan kepada Muhammad Fatih Athallah R., siswa SMA Negeri 1 Barru yang lahir di Sidrap, 25 September 2009. Putra pasangan Rahmat Sukarata, S.Kom., dan Syahriana, S.T., M.H. tersebut bercita-cita menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia.

Kelima pelajar tersebut menjalankan tugas dengan dukungan personel TNI dan Polri yang bertindak sebagai pasukan pengapit.

Serda Rahmat, Babinsa Desa Pao-Pao, Kecamatan Tanete Rilau, bertugas sebagai Pengapit Depan Kanan. Sementara Pengapit Depan Kiri dipercayakan kepada Sertu Mansyur, Batimin Koramil 1405-086 Barru.

BACA JUGA :  Dua ASN Barru Resmi Jadi Komponen Cadangan Tahun 2026

Untuk posisi Pengapit Kanan Belakang bertugas Bripda M. Rifky Maulana Marwan, Bintara Bagian SDM Polres Barru. Adapun Pengapit Kiri Belakang adalah Bripda M. Rayhant Dwi Putra, Bintara Satuan Lalu Lintas Polres Barru.

Selama menjalankan tugas sebagai Paskibraka Kabupaten Barru, para pelajar tersebut mendapat bimbingan dari Peltu Takwa, Babinsa Desa Palakka yang merupakan lulusan Secaba Reguler Infanteri tahun 1999.

Rangkaian penurunan bendera kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin Kasi Penmad Kementerian Agama Kabupaten Barru H. Syamsul Bahri Amin, S.Ag., M.Ag.

Penurunan Sang Merah Putih menjadi salah satu rangkaian penting dalam HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Barru. Setelah sejak pagi bendera dikibarkan dalam upacara peringatan detik-detik Proklamasi, sore harinya bendera kembali diturunkan dengan penuh penghormatan.

Bagi para anggota Paskibraka, tugas tersebut juga menjadi pengalaman berharga. Mereka tidak hanya menjalankan sebuah prosesi kenegaraan, tetapi turut menjadi bagian dari momen bersejarah yang disaksikan masyarakat di daerahnya.

Di balik langkah tegap dan gerakan yang terukur, tersimpan cita-cita para pelajar yang suatu hari ingin mengabdi melalui profesi masing-masing. Ada yang ingin menjadi psikolog, dosen, prajurit TNI, hingga anggota Polri.

BACA JUGA :  Harga Pangan Naik, Pemkab Barru Intervensi Lewat GPM Murah

Momentum Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Barru pun menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti ketika Sang Merah Putih kembali disimpan. Nilai perjuangan para pahlawan perlu terus dirawat melalui persatuan, nasionalisme, karya, dan pengabdian.

Tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” menjadi pengingat bahwa generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan tersebut dalam bentuk yang sesuai dengan zamannya.

Kemerdekaan, pada akhirnya, bukan hanya tentang mengenang masa lalu. Ia juga tentang bagaimana setiap generasi mengambil bagian dalam membangun masa depan bangsa.

Comment