Bupati Barru Sambut Pangdam Hasanuddin Tinjau Jembatan Garuda

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko meninjau Jembatan Perintis Garuda di Bottoe, Tanete Rilau.

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko meninjau Jembatan Perintis Garuda di Bottoe, Tanete Rilau.

BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Penantian masyarakat Bottoe, Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau, terhadap akses penghubung yang lebih aman mulai terjawab. Jembatan Perintis Garuda Bottoe kini hadir untuk mendukung mobilitas warga, termasuk anak-anak sekolah, petani, serta masyarakat yang menjalankan aktivitas ekonomi dan sosial.

Hal itu disampaikan Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari saat menyambut kedatangan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko bersama Ketua Persit KCK Daerah XIV/Hasanuddin Ny. Renny Bangun Nawoko dalam rangka peninjauan jembatan tersebut, Jumat (21/8/2026).

Bupati hadir didampingi Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang. Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi sekitar 90 kepala keluarga penerima manfaat yang selama ini menantikan hadirnya akses penghubung yang lebih memadai di wilayah mereka.

Sebelumnya, masyarakat menggunakan jembatan lama yang kondisinya sudah tidak memungkinkan lagi untuk dimanfaatkan. Kondisi tersebut membuat kebutuhan akan akses baru menjadi semakin penting, terutama bagi warga yang harus melintasi jalur tersebut dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Akses Sekolah hingga Ekonomi Warga Jadi Perhatian

Bupati Andi Ina mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberadaan jembatan bukan sekadar menghadirkan sarana penghubung, tetapi juga membuka akses yang lebih aman bagi berbagai aktivitas warga.

“Insyaallah hadirnya Jembatan Garuda ini semakin memberikan semangat kepada masyarakat kami sebagai pengguna jembatan. Terkhusus karena di sini banyak anak-anak kita, anak-anak sekolah yang membutuhkan akses agar mereka dapat pergi belajar dengan baik tanpa takut adanya banjir atau kendala lainnya,” katanya.

BACA JUGA :  Wabup Barru Hadiri Syukuran Kapolres dan Doa Rumah Jabatan

Selain anak sekolah, keberadaan jembatan juga memiliki arti penting bagi petani dan masyarakat yang menggantungkan aktivitas sehari-hari pada mobilitas antarkawasan.

Bagi masyarakat Bottoe, akses yang lebih baik diharapkan membuat perjalanan menjadi lebih mudah, terutama ketika menjalankan kegiatan ekonomi maupun aktivitas sosial yang membutuhkan hubungan dengan wilayah di sekitarnya.

Andi Ina menegaskan pembangunan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat tidak dapat dikerjakan pemerintah daerah seorang diri. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, TNI, Polri dan seluruh unsur Forkopimda menjadi bagian penting dalam menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kehadiran Forkopimda ini tentu menjadi perekat, bagaimana kita semua dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing tujuannya adalah memberikan yang terbaik untuk masyarakat kita, terkhusus masyarakat Kabupaten Barru,” ungkapnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Dandim 1405/Parepare beserta jajaran yang selama ini terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Barru.

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai tugas dan program TNI yang memiliki tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Bagian daripada pemerintah, Insyaallah akan mendukung, mensupport apa pun yang menjadi tugas-tugas Pak Dandim khususnya, untuk bagaimana masyarakat kita ke depan bisa lebih sejahtera lagi,” tegas Andi Ina.

BACA JUGA :  Varietas Jagung JJ UH01 Diharapkan Tingkatkan Produksi Pertanian Kabupaten Barru

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menjelaskan bahwa Kabupaten Barru menjadi salah satu daerah yang menerima manfaat dari program pembangunan 3.300 jembatan yang diresmikan Presiden RI.

Ia mengajak masyarakat Bottoe menjaga fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam waktu panjang dan memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.

“Sekali lagi selamat untuk masyarakat Bottoe. Dari 3.300 jembatan yang diresmikan oleh Bapak Presiden, alhamdulillah Kabupaten Barru adalah salah satu penerimanya,” ucapnya.

Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko mengatakan Program Jembatan Perintis Garuda merupakan inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto untuk membuka akses bagi masyarakat yang selama ini masih menghadapi keterbatasan maupun risiko dalam menjalankan aktivitas.

Menurut Pangdam, kehadiran jembatan diharapkan dapat memperlancar berbagai kebutuhan masyarakat, mulai akses pendidikan, perekonomian hingga aktivitas sosial.

“Kami berharap kehadiran prajurit kami bisa membantu kesulitan rakyat di sekitarnya. Karena itu menjadi kewajiban kami,” ujar Pangdam.

Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus diikuti dengan kepedulian bersama untuk merawatnya. Masyarakat diminta menjaga jembatan dan segera melaporkan apabila ditemukan kerusakan atau kondisi yang berpotensi membahayakan pengguna.

Laporan tersebut dapat disampaikan melalui Babinsa, Bhabinkamtibmas, Danramil maupun aparat desa setempat sehingga persoalan dapat segera ditindaklanjuti.

Dalam kunjungan itu, Pangdam XIV/Hasanuddin juga menyerahkan tali asih kepada masyarakat penerima manfaat Jembatan Perintis Garuda Bottoe.

BACA JUGA :  Barru Wujudkan Visi Berkeadilan Lewat Pembentukan 55 Pos Bantuan Hukum

Kehadiran jajaran TNI bersama pemerintah daerah di Bottoe sekaligus memperlihatkan bagaimana pembangunan infrastruktur dapat menjadi titik temu berbagai kepentingan. Pemerintah membutuhkan dukungan seluruh unsur untuk memastikan pembangunan memberi manfaat, sementara masyarakat menjadi pihak yang secara langsung merasakan dampaknya.

Bagi 90 kepala keluarga penerima manfaat, jembatan tersebut bukan sekadar bangunan fisik. Ada perjalanan anak-anak menuju sekolah, aktivitas petani, urusan keluarga, hingga roda ekonomi warga yang diharapkan menjadi lebih mudah setelah akses baru ini hadir.

Karena itu, pesan untuk menjaga jembatan menjadi sama pentingnya dengan pembangunan itu sendiri. Infrastruktur yang dirawat dengan baik akan terus menjadi penghubung bagi masyarakat Bottoe dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Turut hadir dalam rombongan Pangdam XIV/Hasanuddin, Asintel Kasdam XIV/Hasanuddin, Aslog Kasdam XIV/Hasanuddin, Aster Kasdam XIV/Hasanuddin, Kasmin Pangdam XIV/Hasanuddin, Kapendam XIV/Hasanuddin, serta pengurus Persit KCK Daerah XIV/Hasanuddin.

Sementara dari Pemerintah Kabupaten Barru turut mendampingi Dandim 1405/Parepare, Wakapolres Barru, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setda Barru, Kadis Kominfo-SP, Kadis Perhubungan, Kadis Perikanan, Direktur RSUD La Patarai, Komisioner Baznas, pimpinan perbankan, Camat Tanete Rilau, para Danramil, Kapolsek Tanete Rilau, Kepala KUA Tanete Rilau, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Tanete Rilau, para penerima manfaat serta undangan lainnya.

Comment