BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Upaya memperkuat kualitas dan profesionalisme personel terus dilakukan Polres Barru. Salah satunya melalui supervisi pembinaan sumber daya manusia yang dilakukan Tim Biro SDM Polda Sulawesi Selatan di Aula Wira Bhakti Satria Polres Barru, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.10 hingga 12.10 Wita tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan bagi jajaran Polres Barru. Tim supervisi tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga mengevaluasi pelaksanaan pembinaan SDM, pengembangan kompetensi, pembinaan karier hingga pengawasan terhadap personel.
Tim Supervisi Biro SDM Polda Sulsel dipimpin AKBP Koeswanto, S.E., selaku Kasubbagkhirdinlur Bagwatpers Biro SDM Polda Sulsel. Ia didampingi Kompol Mustamin Munir, S.E., AKP Andi Nining Srihastuti, S.E., M.M., Peng. Ratnasari, Brigpol Isra Wirawaty, S.H., dan Briptu Yusman Nur Adiyaksa.
Kedatangan tim diterima langsung Wakapolres Barru Kompol Hardjoko, S.H., M.H. Hadir pula para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran serta personel Polres Barru.
Dalam sambutannya, Hardjoko menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan supervisi yang dilakukan Biro SDM Polda Sulsel. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan masukan konkret bagi peningkatan pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan Polres Barru.
“Jumlah personel Polres Barru saat ini sebanyak 356 personel. Kami berharap Tim Supervisi dapat memberikan arahan, petunjuk, serta masukan dalam rangka meningkatkan pelaksanaan pembinaan SDM dan optimalisasi pelaksanaan tugas personel,” ujar Hardjoko.
44 Personel Ikuti Dikbangspes Sepanjang 2026
Dalam sesi pemaparan, Kabag SDM Polres Barru Kompol Supriyanto menjelaskan berbagai program pembinaan yang telah berjalan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Pendidikan dan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Tahun 2026.
Bag SDM Polres Barru sendiri dipimpin Kabag SDM dan didukung tiga subbag, yakni Subbag Binkar, Subbag Dalpers, dan Subbag Watpers. Masing-masing subbag diperkuat Paur serta Paur Min dalam menjalankan tugas pembinaan dan pengelolaan personel.
Sepanjang Februari hingga Juli 2026, sebanyak 44 personel Polres Barru mengikuti Dikbangspes sesuai fungsi dan bidang tugas masing-masing.
Pendidikan tersebut mencakup Bintara Penanggulangan Humanis, Patroli Lantas, Penyidik Laka, Dasar Reserse Online, Idik Tipikor, Sabhara hingga Pama Bendahara Pengeluaran. Pesertanya berasal dari berbagai satuan, antara lain Satreskrim, Satlantas, Satresnarkoba, Satintelkam, Satsamapta, Polsek jajaran serta Bag SPKT.
Selain peningkatan kompetensi, Bag SDM juga menyampaikan data terkait pembinaan kehidupan personel. Pada periode Januari hingga Agustus 2026, tercatat enam permohonan nikah dari personel Bintara. Sementara permohonan nikah dari personel Perwira dan PNS nihil.
Pada periode yang sama tercatat satu kasus perceraian dan tidak terdapat kasus rujuk.
Data tersebut menjadi bagian dari gambaran pembinaan personel secara menyeluruh. Sebab, pengelolaan SDM di lingkungan kepolisian tidak hanya menyangkut kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan personel dalam menjalankan tugas dan menjaga kehidupan organisasi secara sehat.
Dalam arahannya, AKBP Koeswanto menegaskan bahwa supervisi yang dilakukan Biro SDM bukan kegiatan untuk mencari kesalahan. Menurutnya, supervisi justru menjadi sarana untuk melihat apa yang perlu diperbaiki dan diperkuat.
“Supervisi ini bukan bertujuan untuk mencari kesalahan, tetapi sebagai sarana memberikan pengarahan, petunjuk, dan masukan agar pelaksanaan tugas serta pembinaan SDM di jajaran Polres Barru semakin baik dan optimal,” jelas Koeswanto.
Ia mengatakan Biro SDM memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, mulai dari tahap awal hingga akhir dalam setiap penugasan, terutama dalam memastikan kesiapan personel.
Fungsi tersebut mencakup Binkar, Watpers, Dalpers dan Psikologi yang memiliki peran masing-masing dalam pembinaan serta pengelolaan sumber daya manusia Polri.
Personel Diminta Adaptif terhadap Perkembangan AI
Hal lain yang menjadi perhatian tim supervisi adalah kemampuan personel menghadapi perkembangan teknologi. Pesatnya perkembangan teknologi membuat anggota Polri dituntut tidak berhenti belajar.
Personel didorong meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknologi, termasuk memahami serta menggunakan Artificial Intelligence (AI) secara tepat, bijak dan bertanggung jawab.
Biro SDM Polda Sulsel bahkan memiliki program pembelajaran dan pengenalan AI di sekolah-sekolah tingkat SMA atau sederajat di wilayah masing-masing. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda.
Untuk kegiatan tersebut, Kabag SDM diminta memastikan personel yang ditugaskan menjalankan sosialisasi maupun pembelajaran AI mendapat pengawasan yang baik. Setiap kegiatan juga harus dilaksanakan secara bertanggung jawab dan dilengkapi laporan sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Pembinaan karier personel turut menjadi perhatian. Kabag SDM diminta melakukan pendataan terhadap anggota yang telah memenuhi persyaratan kepangkatan untuk kemudian diusulkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagi personel Perwira yang telah memenuhi persyaratan menduduki jabatan tertentu, diarahkan mengikuti assessment yang diselenggarakan Biro SDM Polda Sulsel.
Proses tersebut diharapkan membuat pembinaan karier dan penempatan personel berjalan lebih profesional, objektif dan sesuai kompetensi serta persyaratan yang telah ditentukan.
Tim supervisi juga mengingatkan para Pejabat Utama Polres Barru agar memperkuat pengawasan melekat terhadap personel di satuan, fungsi maupun Polsek masing-masing.
Jika terdapat anggota yang melakukan pelanggaran atau menghadapi persoalan, penanganan dan pembinaan diminta dilakukan sedini mungkin sesuai ketentuan. Persoalan yang muncul, kata tim supervisi, tidak boleh dibiarkan berlarut karena berpotensi berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Melalui pengawasan yang konsisten dan pembinaan berkelanjutan, lingkungan kerja diharapkan semakin sehat, disiplin dan profesional.
Supervisi Biro SDM Polda Sulsel tersebut pun menjadi bagian dari komitmen Polres Barru untuk terus membenahi kualitas sumber daya manusia. Bukan sekadar memenuhi administrasi pembinaan, tetapi memastikan setiap personel memiliki kompetensi, integritas, disiplin serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.10 Wita. Seluruh rangkaian supervisi berlangsung aman, tertib dan lancar.

Comment