BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Kabupaten Barru 2026 resmi dibuka oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, di Baruga Singkeru AdaE, Rumah Jabatan Bupati Barru, Senin (22/6/2026). Kegiatan yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barru melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Tahun 2026 itu menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan literasi, komunikasi, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan cerita rakyat daerah.
Sebanyak 60 siswa dari tujuh kecamatan di Kabupaten Barru ambil bagian dalam perlombaan yang berlangsung selama dua hari tersebut. Mereka akan menampilkan kemampuan bertutur di hadapan dewan juri yang berasal dari kalangan pegiat literasi, pendongeng, hingga tokoh budaya Sulawesi Selatan.
Bupati Barru Dorong Lomba Bertutur Jadi Agenda Tahunan
Dalam sambutannya, Bupati Barru memberikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barru yang terus menghadirkan program penguatan literasi bagi pelajar. Menurutnya, Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Kabupaten Barru 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter yang penting bagi generasi muda.
“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan tahun ini saja, tetapi menjadi agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Barru. Pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat besar bagi perkembangan anak-anak kita,” ujar Bupati.
Ia menegaskan, pendidikan karakter tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah. Peran keluarga dan lingkungan sekitar juga menjadi fondasi utama dalam membentuk kepribadian anak sejak usia dini.
Melalui kegiatan bertutur, kata Bupati, para peserta bukan hanya belajar menyampaikan cerita dengan baik, tetapi juga memahami pesan moral, nilai budaya, serta kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.
“Anak-anak yang hari ini mengikuti lomba adalah generasi yang akan menjadi pemimpin masa depan. Karena itu, sejak dini mereka harus dibekali dengan nilai-nilai kebaikan, pendidikan agama yang kuat, serta rasa hormat kepada orang tua dan guru,” pesannya.
Di hadapan para peserta, guru pendamping, dan orang tua, Andi Ina juga berbagi kisah masa kecilnya. Ia menceritakan bagaimana kebiasaan baik yang ditanamkan orang tua sejak dini menjadi bekal berharga hingga dewasa. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa pendidikan karakter harus dimulai dari lingkungan keluarga.
Bupati pun mengajak seluruh peserta untuk terus menumbuhkan budaya membaca dan belajar. Kemampuan literasi, menurutnya, menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan menuju Indonesia Emas 2045.
Pada kesempatan itu, Bupati turut memberikan apresiasi kepada para dewan juri yang dipercaya menilai penampilan peserta. Mereka adalah Faisal yang dikenal sebagai pelestari budaya dan seni daerah, Andi Adri sebagai Juara I Mendongeng Cerita Rakyat Tingkat Nasional Tahun 2009 di Malang, Rizal Trismawan sebagai Juara I Cerita Rakyat dan Monolog Tingkat Sulawesi Selatan, serta Thorik yang aktif sebagai relawan literasi.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Barru secara resmi membuka kegiatan dengan mengucapkan:
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Kabupaten Barru Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka.”
Suasana kemudian berubah semakin hangat ketika Andi Ina tidak hanya berdiri sebagai pejabat yang membuka acara, tetapi juga tampil sebagai pendongeng. Di hadapan puluhan peserta yang memadati ruangan, ia membawakan dongeng rakyat berjudul “Nene Pakande”. Anak-anak tampak antusias menyimak setiap alur cerita, sesekali tersenyum dan larut dalam suasana yang dibangun Bupati.
Keceriaan peserta semakin terasa ketika Bupati mengajak seluruh anak-anak menyanyikan lagu “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Lagu tersebut menjadi media edukasi yang dikemas secara menyenangkan untuk menanamkan kebiasaan positif sekaligus membangun semangat belajar sejak usia sekolah dasar.
Melalui Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Kabupaten Barru 2026, Pemerintah Kabupaten Barru berharap minat baca, kemampuan bertutur, dan kecintaan terhadap budaya lokal terus tumbuh di kalangan generasi muda. Harapan itu sejalan dengan upaya melahirkan generasi Barru yang cerdas, berkarakter, berbudaya, serta mampu menjaga dan melestarikan kekayaan cerita rakyat sebagai bagian dari identitas daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Setda Barru Dr. Andi Muhammad Batara, S.STP., M.Si, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barru Charlie R. Fischer, S.STP., M.Si, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Barru Haedar, ST., MM yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan, para camat se-Kabupaten Barru, Sekretaris Dinas Perpustakaan beserta jajaran, para dewan juri, guru pendamping, serta orang tua peserta.

Comment