Pemkab Barru Dukung Pembangunan Yonif TP Kodam Hasanuddin Di Barru

Wakil Bupati Barru Abustan A Bintang mengikuti video conference penyusunan dokumen strategis pertahanan wilayah terkait pembangunan Yonif TP Kodam XIV Hasanuddin di MPP Barru.

Wakil Bupati Barru Abustan A Bintang mengikuti video conference penyusunan dokumen strategis pertahanan wilayah terkait pembangunan Yonif TP Kodam XIV Hasanuddin di MPP Barru.

BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Pemerintah Kabupaten Barru menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di wilayah Kabupaten Barru. Dukungan tersebut disampaikan Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., saat menghadiri Video Conference (Vicon) penyusunan Dokumen Strategis Pertahanan Wilayah terkait pembentukan Brigade Infanteri (Brigif) dan Yonif TP di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin, Senin (11/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 5 MPP Barru itu dipimpin langsung Brigjen TNI Musa David Marolop Hasibuan, S.I.P., M.A.B., selaku Kapok Sahli Pangdam XIV/Hasanuddin.

Dalam arahannya, Brigjen TNI Musa David Marolop Hasibuan menjelaskan bahwa penyusunan dokumen strategis tersebut merupakan bagian dari rencana penguatan sistem pertahanan wilayah sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah di Sulawesi Selatan.

Barru Diproyeksikan Jadi Lokasi Yonif TP

Menurutnya, Kabupaten Barru bersama Kabupaten Sidrap termasuk wilayah yang direncanakan menjadi lokasi pembentukan Yonif TP Kodam XIV/Hasanuddin bersama beberapa daerah lainnya di Sulawesi Selatan.

Program tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat yang tidak hanya berfokus pada penguatan pertahanan negara, tetapi juga mendukung pengembangan wilayah, ketahanan pangan, hingga peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Keberadaan Yonif TP nantinya diharapkan memberi dampak besar terhadap pembangunan daerah. Selain memperkuat pertahanan wilayah, keberadaan personel sekitar 1.000 prajurit dalam satu batalyon juga akan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, hingga memperkuat pembangunan sosial di daerah,” jelasnya.

Setiap batalyon direncanakan terdiri atas empat kompi dengan kekuatan sekitar 1.000 personel. Kehadiran satuan tersebut diproyeksikan memberi efek berganda terhadap pertumbuhan sektor perdagangan, jasa, perumahan, usaha mikro kecil, hingga sektor pendidikan dan dinamika sosial masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1405/Parepare Letkol Inf Erwin Hidayat, S.I.P., Kepala BPN Kabupaten Barru Filzah Wajdi, S.P., M.Si., Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Setda Barru Drs. Anwar Ridwan, M.Si., Sekretaris Bappelitbangda Barru Ali Abdillah Syahrul Saharuddin, S.STP., M.Si., serta sejumlah pejabat teknis dan unsur terkait lainnya.

Pemkab Barru Siapkan Lahan Puluhan Hektare

Sementara itu, Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, menyampaikan apresiasi atas rencana pembangunan Yonif TP di Kabupaten Barru. Ia menyebut Barru hingga saat ini menjadi satu-satunya kabupaten di Sulawesi Selatan yang belum memiliki satuan batalyon.

“Kami sangat mengapresiasi apabila Batalyon Teritorial Pembangunan dapat dibangun di Kabupaten Barru. Ini menjadi kebanggaan sekaligus momentum strategis bagi daerah kami,” ujar Abustan.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Barru sebelumnya juga telah menghibahkan lahan pembangunan Kodim Barru kepada Kodim 1405/Parepare sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sarana pertahanan wilayah.

Untuk rencana pembangunan Yonif TP, Pemkab Barru telah menyiapkan lahan sekitar 50 hektare yang berada di Desa Anabanua, Dusun Tokkene, Kecamatan Barru.

Lokasi tersebut dinilai strategis karena berada pada kawasan peralihan dataran rendah dan pegunungan serta memiliki akses geografis yang mendukung pengembangan kawasan pertahanan.

Selain itu, Kabupaten Barru juga memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 78 kilometer dengan wilayah pegunungan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pangkep dan Bone.

Pemkab Pastikan Status Lahan Clean And Clear

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Barru telah menerima salinan Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor 816 Tahun 2025 terkait persetujuan penggunaan kawasan hutan untuk pembangunan sarana dan prasarana pertahanan wilayah Kodam XIV/Hasanuddin.

Luas kawasan yang disetujui mencapai sekitar 49,65 hektare atas nama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia di Kabupaten Barru.

Meski demikian, Abustan mengakui masih terdapat sejumlah klaim penguasaan lahan oleh beberapa pihak di lokasi tersebut. Karena itu, pemerintah daerah akan segera melakukan sosialisasi dan penertiban administrasi agar proses pembangunan dapat berjalan lancar.

“Pemerintah daerah akan segera melakukan sosialisasi, pendekatan persuasif, dan penertiban administrasi agar status lahan dapat clean and clear sehingga proses pembangunan dapat berjalan lancar,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati Barru menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah bersama DPRD untuk mendukung realisasi pembangunan Yonif TP di Kabupaten Barru.

“Kami bersama DPRD dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Barru sangat mendukung dan mengapresiasi rencana pembangunan Yonif TP ini. Insyaallah kami siap membantu dan bersinergi demi menyukseskan pembangunan satuan tersebut di Kabupaten Barru,” pungkasnya.

Comment