Satbrimob Bangun Jembatan Darurat Desa Nepo Barru

Personel Satbrimob Polda Sulsel membangun jembatan darurat di Desa Nepo Kabupaten Barru

Personel Satbrimob Polda Sulsel membangun jembatan darurat di Desa Nepo Kabupaten Barru

BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Jembatan darurat Desa Nepo mulai dibangun oleh personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan sebagai upaya membantu akses penghubung antarwilayah yang selama ini dibutuhkan masyarakat. Pembangunan jembatan gantung tersebut berlangsung di Dusun Pakka, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sabtu (3/1/2026).

Kehadiran jembatan darurat ini diharapkan dapat menjadi solusi sementara atas keterbatasan infrastruktur yang dialami warga. Selama ini, masyarakat Dusun Pakka dan Dusun Tapporang harus menempuh jalur memutar untuk beraktivitas karena belum tersedianya akses penghubung yang memadai.

Pembangunan jembatan darurat Desa Nepo Barru ini juga menjadi wujud kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang masih memerlukan perhatian dalam hal infrastruktur penunjang kehidupan sehari-hari.

Akses Penghubung Antar Dusun yang Vital

Jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang sekitar 25 meter dengan lebar kurang lebih 2,5 meter. Jembatan ini dirancang sebagai akses baru yang sebelumnya tidak tersedia dan akan menjadi jalur utama penghubung antara Dusun Tapporang dan Dusun Pakka.

Keberadaan jembatan tersebut dinilai sangat vital bagi warga setempat. Selain mempermudah mobilitas masyarakat, akses ini juga akan menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, serta interaksi sosial antarwarga. Anak-anak sekolah, petani, dan pedagang di wilayah itu selama ini menghadapi keterbatasan akses yang cukup menyulitkan.

Pembangunan jembatan darurat tersebut direncanakan berlangsung selama kurang lebih tiga minggu. Menariknya, seluruh anggaran pembangunan berasal dari swadaya personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, tanpa menggunakan dana pemerintah daerah maupun anggaran khusus lainnya.

Langkah ini menjadi bentuk nyata pengabdian dan kepedulian aparat kepolisian terhadap masyarakat, tidak hanya dalam konteks keamanan, tetapi juga pembangunan sosial.

Komitmen Polri Hadir untuk Masyarakat

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pembangunan jembatan darurat Desa Nepo Barru merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir membantu masyarakat, terutama di daerah yang membutuhkan perhatian lebih.

“Hingga saat ini pekerjaan pembangunan jembatan telah mencapai sekitar 15 persen. Diharapkan keberadaan jembatan ini nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan memperlancar aktivitas warga,” ujar Kombes Pol. Didik Supranoto, Minggu (4/1/2026).

Menurutnya, peran Polri tidak hanya terbatas pada penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan. Melalui kegiatan seperti ini, Polri ingin menunjukkan kepedulian sosial serta membangun kedekatan dengan masyarakat.

Di Kabupaten Barru, tantangan geografis masih menjadi kendala utama dalam pemerataan akses infrastruktur. Oleh karena itu, keterlibatan institusi seperti Satbrimob Polda Sulsel dalam pembangunan jembatan darurat dinilai sangat membantu pemerintah daerah dan masyarakat.

Polda Sulsel menegaskan akan terus mendorong jajaran di lapangan untuk aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Kehadiran aparat negara di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya di wilayah terpencil dan pesisir seperti Desa Nepo.

Comment