Polres Barru dan PT PLN Indonesia Power UBP Barru Teken MoU Pengamanan Objek Vital Nasional

Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap dan Manager Unit PT PLN Indonesia Power UBP Barru Ahmad Burhani menandatangani nota kesepahaman kerja sama pengamanan Objek Vital Nasional di lingkungan PLTU Barru, Selasa (2/6/2026).

Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap dan Manager Unit PT PLN Indonesia Power UBP Barru Ahmad Burhani menandatangani nota kesepahaman kerja sama pengamanan Objek Vital Nasional di lingkungan PLTU Barru, Selasa (2/6/2026).

BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Upaya memperkuat keamanan salah satu aset strategis penyedia listrik di Sulawesi Selatan terus dilakukan. Polres Barru bersama PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Barru resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan kontrak kerja sama pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas), Selasa (2/6/2026).

Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi bagian dari langkah bersama dalam menjaga stabilitas operasional PLTU Barru yang memiliki peran penting dalam mendukung pasokan energi listrik bagi masyarakat dan sektor industri.

Kegiatan berlangsung di lingkungan PLTU Barru dan dihadiri Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., Manager Unit PT PLN Indonesia Power UBP Barru Ahmad Burhani, jajaran manajemen perusahaan, Kasat Samapta Polres Barru bersama tim, Kapolsek Balusu Iptu Abd. Mustajil, S.H., M.H., serta manajemen GPM bersama personel pengamanan.

Kerja sama tersebut mencakup penguatan sistem pengamanan terpadu, peningkatan koordinasi, deteksi dini terhadap potensi ancaman, hingga pengembangan kapasitas personel keamanan yang bertugas di kawasan pembangkit.

Dalam sambutannya, Kapolres Barru menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan objek vital nasional tidak hanya bergantung pada kehadiran personel di lapangan, tetapi juga pada kemampuan membaca situasi dan mendeteksi berbagai potensi kerawanan sejak dini.

Menurutnya, setiap petugas keamanan harus memiliki pola pikir intelijen yang mampu mengumpulkan informasi, melakukan analisis sederhana, serta memberikan peringatan dini terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat menghambat operasional perusahaan.

“Petugas pengamanan harus mampu menyajikan informasi yang benar kepada pengguna maupun pimpinan sebagai dasar pengambilan keputusan serta mencegah berbagai ancaman terhadap objek yang diamankan,” ujar AKBP Ananda Fauzi Harahap.

Kapolres juga menekankan pentingnya sinergi antara pihak kepolisian, manajemen perusahaan, dan seluruh unsur pengamanan agar sistem keamanan yang dibangun dapat berjalan efektif dan responsif terhadap setiap perkembangan situasi.

Sementara itu, Manager Unit PT PLN Indonesia Power UBP Barru, Ahmad Burhani, menyampaikan apresiasi kepada Polres Barru atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin dalam menjaga keamanan kawasan pembangkit.

Menurutnya, sebagai salah satu Objek Vital Nasional, PLTU Barru membutuhkan sistem pengamanan yang kuat, profesional, dan terintegrasi guna memastikan operasional pembangkit berjalan lancar tanpa gangguan.

“PLTU Barru merupakan salah satu Objek Vital Nasional di Sulawesi Selatan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Barru atas kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik sehingga lingkungan kerja di PLTU Barru dapat berjalan aman dan lancar,” kata Ahmad Burhani.

Ia berharap kerja sama yang kembali diperkuat melalui penandatanganan MoU tersebut semakin meningkatkan koordinasi dan efektivitas pengamanan di lingkungan perusahaan.

Melalui kerja sama ini, Polres Barru dan PT PLN Indonesia Power UBP Barru berkomitmen terus membangun sistem pengamanan yang adaptif, profesional, dan berkelanjutan demi menjaga keandalan pasokan listrik serta mendukung kelancaran pembangunan dan aktivitas masyarakat.

Comment