BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Pagi di kawasan pesisir Barru diwarnai aktivitas gotong royong. Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., didampingi Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si., bersama rombongan turun langsung meninjau kegiatan bersih-bersih di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kabupaten Barru, Jumat (7/8/2026).
Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati bukan sekadar melihat proses pembersihan. Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan kondisi kawasan TPI sekaligus menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di wilayah pesisir yang setiap hari menjadi ruang aktivitas nelayan, pedagang, dan masyarakat.
Di kawasan TPI, Andi Ina melihat langsung proses pembersihan yang dilakukan secara bersama-sama. Aktivitas gotong royong tersebut menjadi gambaran bahwa menjaga kebersihan kawasan publik membutuhkan keterlibatan banyak pihak, terutama di lokasi yang bersentuhan langsung dengan kegiatan ekonomi masyarakat.
Bersih-Bersih Berlanjut hingga Pantai Ujung Batu
Pada waktu yang sama, kegiatan bersih-bersih juga berlangsung di kawasan Pantai Ujung Batu. Sejumlah unsur pemerintah dan masyarakat ikut terlibat, mulai dari Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Barru, Pemerintah Kecamatan Barru, Kelurahan Sumpang Binangae, hingga anak-anak Pramuka.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa gerakan menjaga kebersihan tidak hanya berlangsung di satu titik. Kawasan pesisir yang menjadi ruang publik membutuhkan perhatian bersama agar tetap nyaman, tertata, dan memiliki daya tarik bagi masyarakat maupun pengunjung.
Bupati Barru mengapresiasi seluruh pihak yang mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersihan kawasan TPI harus menjadi perhatian serius karena tempat tersebut merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku usaha perikanan.
Bagi masyarakat pesisir, kawasan TPI bukan hanya tempat transaksi hasil tangkapan laut. Di tempat itu berlangsung aktivitas ekonomi yang melibatkan banyak orang setiap hari. Karena itu, kondisi lingkungan yang bersih dan tertata ikut menentukan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya.
“Lingkungan yang bersih akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi, khususnya di kawasan TPI. Karena itu, kebersihan harus menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Bupati.
Andi Ina menekankan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, menjaga fasilitas umum, dan merawat kawasan pesisir membutuhkan kesadaran yang tumbuh dari masyarakat sendiri.
Menurutnya, semangat gotong royong perlu terus dipelihara. Kegiatan bersih-bersih tidak semestinya hanya dilakukan ketika ada agenda tertentu, tetapi menjadi kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Pesan tersebut menjadi semakin penting bagi daerah yang memiliki kawasan pesisir dan aktivitas perikanan yang cukup kuat. Lingkungan yang bersih bukan hanya berkaitan dengan estetika, tetapi juga berhubungan dengan kenyamanan, kesehatan, serta keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Barru terus mendorong tumbuhnya kesadaran bersama untuk menjaga kawasan publik, terutama TPI dan wilayah pesisir. Pemerintah berharap kawasan tersebut dapat tetap bersih, tertata, dan nyaman bagi nelayan, pelaku usaha, maupun masyarakat yang datang beraktivitas.
Kegiatan gotong royong yang melibatkan pemerintah, masyarakat, hingga generasi muda melalui Pramuka juga diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan menjaga lingkungan sejak dini.
Dengan kepedulian yang dilakukan secara bersama-sama, kebersihan kawasan pesisir Barru diharapkan tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih sesaat, tetapi menjadi gerakan yang terus tumbuh di tengah masyarakat.

Comment