Polwan Polres Barru Edukasi Pelajar SMPN 1 tentang Pertemanan Sehat

BARRU, LENSAMERDEKA.COM – Suasana berbeda hadir di SMPN 1 Barru, Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Barru, Kamis (27/8/2026). Puluhan pelajar mendapat pembekalan dari Polisi Wanita (Polwan) Polres Barru tentang bagaimana membangun pertemanan sehat sekaligus memahami batasan diri dalam berinteraksi dengan orang lain.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Polwan Goes to School dalam rangka memperingati HUT Polwan tahun 2026. Para siswa dan siswi mengikuti kegiatan dengan materi yang dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari, terutama tentang memilih lingkungan pertemanan dan menjaga sikap dalam membangun hubungan sosial.

Dalam penyampaiannya, jajaran Polwan Polres Barru mengajak pelajar memahami konsep personal boundaries atau batasan diri. Setiap orang memiliki ruang pribadi yang perlu dihormati, begitu pula dengan orang lain.

Pesan tersebut dianggap penting karena lingkungan pertemanan menjadi salah satu bagian yang cukup berpengaruh dalam kehidupan remaja. Pertemanan yang baik bukan hanya tentang memiliki banyak teman, tetapi juga bagaimana setiap orang dapat merasa aman, dihargai dan diterima.

Belajar Menghargai Batasan Diri dan Orang Lain

Bintara Satlantas Polres Barru, Brigpol Fitriani, S.H., yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, mengajak para siswa agar lebih bijak dalam menentukan lingkungan pergaulan.

BACA JUGA :  Polres Barru dan PT PLN Indonesia Power UBP Barru Teken MoU Pengamanan Objek Vital Nasional

Menurut Fitriani, hubungan pertemanan yang sehat dibangun melalui sikap saling menghargai. Salah satunya dengan memahami bahwa setiap orang memiliki batasan yang tidak boleh dilanggar.

“Pertemanan yang sehat adalah pertemanan yang saling menghargai. Kita harus memahami batasan diri sendiri dan menghormati batasan orang lain. Jika seseorang mengatakan tidak, kita harus menghargainya dan tidak memaksakan kehendak,” ujar Fitri.

Ia menjelaskan, menghormati batasan tidak hanya berarti menjaga jarak ketika diminta, tetapi juga membiasakan diri meminta izin sebelum melakukan sesuatu yang menyangkut orang lain.

Begitu pula ketika mendapatkan penolakan. Kata “tidak” perlu dihargai tanpa tekanan maupun paksaan. Kebiasaan sederhana tersebut diharapkan dapat membantu pelajar membangun hubungan sosial yang lebih sehat sejak dini.

Pemahaman mengenai personal boundaries juga menjadi bekal bagi pelajar untuk mengenali situasi yang membuat mereka merasa tidak nyaman. Dengan memahami batas diri, siswa diharapkan lebih berani bersikap dan mampu menjaga diri dalam berbagai lingkungan pergaulan.

Di sisi lain, pelajar juga diajak memahami bahwa batasan tersebut berlaku dua arah. Mereka tidak hanya perlu menjaga batas dirinya sendiri, tetapi juga wajib menghormati ruang pribadi teman.

BACA JUGA :  Digitalisasi QRIS Barru Digenjot, ASN Wajib Transaksi Non Tunai

Pesan itu menjadi bagian penting dari edukasi Polwan Goes to School. Polisi tidak hanya hadir untuk memberikan pemahaman tentang aturan dan keamanan, tetapi juga berupaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan generasi muda melalui tema-tema yang bersentuhan langsung dengan kehidupan mereka.

Fitriani berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi para siswa untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai pertemanan, sikap saling menghormati dan cara membangun hubungan sosial yang positif.

“Semoga apa yang disampaikan bisa menjadi bekal bagi para siswa dalam memilih pertemanan dan membangun hubungan yang sehat dengan orang lain,” harapnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polwan Polres Barru berharap nilai saling menghargai dapat tumbuh dalam keseharian pelajar. Sebab, pertemanan yang sehat tidak dibangun dengan paksaan, melainkan melalui kepercayaan, rasa aman dan penghormatan terhadap batasan masing-masing.

Kegiatan edukasi di SMPN 1 Barru itu sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Polwan 2026. Kehadiran Polwan di sekolah diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membuka ruang dialog yang membuat pelajar lebih nyaman untuk belajar, bertanya dan memahami cara menjaga diri dalam kehidupan sosial.

BACA JUGA :  Satlantas Barru Ungkap Pelanggaran Tertinggi Selama Operasi Zebra 2025

Comment